Pajak Pasar Malam Hanya Dibayar Rp 5 Juta

0
633
20170727024732-pasar

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Tampaknya di akhir tahun anggaran 2017 ini, pendapatan APBD dari pajak hiburan akan sulit diperoleh untuk peningkatan anggaran. Sebab, pihak Pasar Malam hanya mampu menyetor pajak Rp 5 juta.

Padahal, lingkungan Pasar Malam telah mempergunakan lapangan Merdeka dan Anjungan Sri Mersing selama sebulan penuh.Tapi itulah kenyataannya, ujar Kadis Pendapatan Kota Tebingtinggi, Jefry Sembiring melalui Kabid, M Situmeang, Kamis (27/07/2017).

“Tentang pajak restribusi sesuai Perda Kota Tebingtinggi, bukan wewenang Dinas Pendapatan, tapi sudah di Dinas Perumahan Pemukiman dan Kebersihan Tebingtinggi. Jadi, tanya aja kesana,” ujar Situmeang.

Oleh sebab itu, dikatakannya bahwa untuk berikutnya, pihak Pemko Tebingtinggi akan bertindak tegas sebelum memberikan ijin pemakaian Lapangan Merdeka, baik untuk kegiatan apapun itu.

Sekedar diketahui, pemakaian Tanah Lapang Merdeka Kota Tebingtinggi telah disewakan kepada pihak tiga, untuk pasar malam, tepatnya mulai 15 September 2016. Ini berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2011.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tebingtinggi, Rusmiaty didampingi Sekretaris, Jhony Parlindungan di kantornya.

Rusmiaty menuturkan, tanah lapang itu disewakan kepada pihak ketiga selama 1 bulan sebesar Rp 39 juta sebagai retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) berdasarkan Perda Pemko Tebingtinggi Nomor 6 Tahun 2011.

“Terkait pemeliharaan lapangan kepada pihak penyewa telah ditandatangani perjanjian bermaterai 6.000, yang salah satu itemnya mewajibkan kepada penyewa untuk memperbaiki jika selama digunakan untuk pasar malam ada kerusakan,” jelasnya. (Dav/Red)