Pangeran Bedagai dan Tokoh Nelayan Dorong Masyarakat untuk Vaksinasi

0
25
Pangeran Bedagai, Rachmad Syafii dan Tokoh Nelayan, dorong masyarakat untuk vaksinasi.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Turunan Kesultanan Bedagai, yang bergelar Pangeran Bedagai Rachmad Syafi’I, dukung percepatan vaksinasi kepada masyarakat, khususnya di bagian pesisir Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dengan langsung sosialisasi ke kawasan nelayan, di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), di Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, Jum’at (22/10/2021).

Pangeran Bedagai juga menggandeng tokoh nelayan pesisir yang juga seorang pengusaha, Syafarudin yang akrab disapa Udin Sirip dalam mensosialisasikan pentingnya pencegahan virus Covid19, melalui vaksinasi.

Sosialisasi yang disampaikan oleh Pangeran Bedagai ini, ternyata direspon oleh Udin Sirip sembari menjelaskan,” kalau untuk vaksinasi Covid-19 ini, sudah beberapakali kami sampaikan kepada warga pesisir di Sialang Buah ini, khususnya kepada nelayan dan keluarga nya yang bekerja dengan kami. Selain itu, kami juga melakukan hal yang sama ke pada warga lainnya, tetapi karena keterbatasan waktu maka belum seluruh wilayah pesisir di Sergai ini terjangkau kami,” papar Pengusaha ikan ini yang mempunyai puluhan kapal boat juga sampan nelayan.

Kalau hal ini yang disampaikan oleh Tuanku Pangeran, lanjut Syafaruddin, program vaksinasi ini kita dukung penuh dan kita juga memberikan usulan atau saran kepada Pemerintah.

Kita lihat, masyarakat dari pedesaan yang jauh dari ibukota, agak sulit untuk datang ke Puskesmas yang ada di kecamatan. “Nah, bagaimana kalau pemerintah melakukan aksi jemput bola, artinya kita laksanakan vaksinasi di kantor desa. Jangan selama ini, hanya di kantor desa yang ada di daerah dekat ibukota saja, tapi kalau bisa yang ada dipelosok desa,” kata tokoh nelayan yang juga Ketua Dewan Suro DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Sergai ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Jon Saragih, salah seorang pengusaha ikan di TPI Bedagai (Tanjung Beringin) kepada Pangeran Bedagai, Rachmad Syafi’i yang menyambanginya di Jambur (tempat sampan/kapal ditambatkan),TPI di Dusun I Desa Tebing Tinggi kecamatan Tanjung Beringin.

“Program vaksinasi kepada nelayan ini, wajib kita dukung. Masalahnya, vaksinasi hendaknya dilakukan didekat TPI ini, karena nelayan yang melaut terkadang 2-3 hari baru pulang. Kalau vaksinasi ini dilakukan ketika mereka ke laut mencari ikan, jelas tidak bisa datang. Harus disesuaikanlah waktunya, sebab kalau mereka meninggalkan pekerjaan sehari saja, nggak mungkin bisa menyusul sampannya ketengah laut setelah divaksin. Jadi waktunya harus sinkron, dengan kondisi kehidupan nelayan yang hidupnya dan keluarganya bergantung dari kemurahan laut,” ucap Jon Saragih yang bergelar Pak Haji ini.

Program vaksin ini juga didukung oleh, Abdul (52) dan Soleh (37), keduanya warga Pekan Tanjung Beringin (Bedagai). Sesaat sebelum berangkat kelaut untuk mencari ikan.

“Betul apa yang disampaikan pak Haji tadi, kalau kami tak melaut maka siapa yang memberi makan anak istri kami. Bukan kami tak mau divaksin, soalnya waktu kami sangat terbatas di darat dan untuk itu kami berharap, agar kami para nelayan ini janganlah sampai kami harus ke Puskesmas atau ke lokasi yang jauh.

Selain bisa menghemat ongkos juga waktu, karena pendapatan kami ini kadang hanya cukup untuk biaya sehari-hari saja, belum lagi biaya anak yang sekolah,” kata Abdul dan Soleh mengakhiri.

 

(ML.hrp)