Pangulu Ditangkap, Camat Diduga Urus Penangguhan

0
2405
IMG-20170918-WA0004

BuktiPers.Com – Simalungun (Sumut)

Penangkapan seorang kepala desa (pangulu-red) oleh Polisi Sektor Kota (Polsekta) Tanah Jawa pada kamis (14/9) lalu di Desa/Nagori Saribu Asih, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun menjadi viral.

Betapa tidak viral, dimana dalam penangkapan yang dilakukan polisi atas kasus perjudian tersebut melibatkan Waster Manurung yang juga merupakan pangulu Nagori Saribu Asih bersama 5 orang lainnya.

Tapi yang membuat banyak pertanyaan dari kalangan masyarakat dimana adanya dugaan upaya Camat Hatonduhan Maryaman Samosir yang rajin untuk menemui pihak polisi dalam meringankan atau pengangguhan pada pelaku Waster.

Hal tersebut tampak terlihat Maryaman beberapa kali menyambangi kantor Polsekta Tanah Jawa mulai Jumat ke ruangan Jaresman Sitinjak (Kanit res-red) dan Sabtu terlihat masuk ke ruangan Kapolsekta Kompol Anderson Siringoringo.

Namun saat dikonfirmasi Maryaman Samosir pada Senin (18/9/2017) melalui sambungan selluler miliknya, berdalih bahwa dirinya hanya ingin melihat masyarakatnya dan silahturahmi serta makan bersama dengan Kapolsekta.

“Aku cuman melihat dan silahturahmi sama kanit kemaren, kalau aku yang hari sabtu itu bisa silaturahmi juga dan kami makan siang bersama diluar waktu itu lae,” dalih Maryaman.

Namun saat disinggung terkait tindakan Kecamatan dalam upaya menangguhkan Waster terkait kasus yang menjeratnya dan juga untuk menjalakan roda pemerintahan Nagori.

“Ia, tapi sampai sekarang belum ada itu lae tentang penangguhannya, karena belum ada permintaan dari mereka. Itunya memang roda pemerintahannya perlu juga kita perhatikan lae. Tapi jangan tulis lae aku makan bersama kapolsek, tapi menjenguk masyarakatnya,” jelas Maryaman sambil tertawa dari sebrang selluler. (RS/Red)