Beranda Lintas Provinsi Panwas Selidiki Caleg Aceh yang Ngiklan di Mobil Diduga Milik Pemerintah

Panwas Selidiki Caleg Aceh yang Ngiklan di Mobil Diduga Milik Pemerintah

85
0
Ilustrasi. (Net)
Loading...

Buktipers.com – Aceh

Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Nagan Raya, Aceh menyelidiki soal dugaan caleg DPR Aceh membranding mobil internet kecamatan. Jika terbukti menggunakan fasilitas negara, caleg dari daerah pemilihan (Dapil) 10 itu terancam sanksi pidana.

“Memang kita dapatkan informasi dari media, bahwa ada mobil pemerintah yang digunakan salah satu caleg, di-branding mobil itu. Kita sudah ke lapangan kemarin kita temui di tempat percetakan. Namun dalam hal ini kita akan melakukan investigasi kebenaran apakah mobil itu punya pemerintah atau bukan,” kata komisioner Panwaslih Nagan Raya Bidang Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran, Adam Sani, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (3/2/2019).

Pada mobil berwarna biru yang sebelumnya dipakai untuk internet kecamatan milik Kominfo, dipasang spanduk caleg itu. Foto mobil yang sedang di-branding itu kemudian viral di media sosial.

Baca Juga!  Tepis soal Makar, PDIP: Rachmawati Benci pada Megawati

Menurut Adam, tim Panwaslih sudah melakukan konfirmasi ke percetakan dan ke caleg tersebut. Berdasarkan nama di STNK, disebutkan pemilik mobil tersebut yaitu perusahaan dan bukan milik pemerintah.

“Kita sudah konfirmasi ke caleg dan menurutnya mobil itu bukan lagi milik pemerintah memang dulu kontraknya dengan pemerintah, gambaran awal seperti itu. Tapi kita masih lakukan investigasi dan dalami,” jelas Adam.

Hingga kini, Panwaslih Nagan Raya belum menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan mobil tersebut. Hanya saja, kasus ini diselidiki berdasarkan temuan Panwaslih.

“Kalau terbukti menggunakan fasilitas negara sanksinya itu sanksi pidana kalau memang terbukti maka kena pidana maksimal 24 bulan penjara,” ungkapnya.

Baca Juga!  Kampanye di Gereja, Anggota DPRD Dibui 2 Bulan

Sumber : detik.com

Loading...