Panwaslih Samosir Diskusi Dengan Gakumdu Dalam Penyelesaian Laporan Pelanggaran Pilgubsu 2018

0
137
Loading...

Buktipers.com – Samosir (SUMUT)

Dalam rangka penanganan pelanggaran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018 Panwaslih Kabupaten Samosir bersama Kejari dan Polres Samosir Coffee Morning di Hotel Sitiotio Resort jln. Aek Rangat no.17 Kelurahan Siogung-ogung Kec.Pangururan 2 Mei 2018.

Diskusi dipimpin ketua, Panwaslu Anggiat Sinaga, SSi yang didampingi dua Komisioner, Rianto Nainggolan, SE dan Robintang Naibaho, SH. Pembahasan mengarah pada topik laporan pelanggaran dan penyelesaian sengketa Pilgubsu yang akan berlangsung pada tanggal 27 juni 2018.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Gakumdu yang melibatkan Kejari dan Polres Samosir, selalu eksis dan tetap berkordinasi dengan kami di panwaslih baik melalui WA maupun hadir secara langsung menanyakan perkembangan laporan yang datang ke kantor Panwaslih Kabupaten Samosir,” ujar Anggiat.

Baca Juga!  Beginilah Model Pejabat Pemerintah Desa S-4 PTN III Aek Nabara

Acara pada pembukaan diskusi Anggiat berharap agar setiap laporan pelanggaran diselesaikan dengan baik duduk bersama serta berkordinasi dengan team Gakumdu, dengan harapan pihak pelapor tetap merasa tidak terabaikan.

Menambahi masukan dalam diskusi, Rianto Nainggolan, SE dan Robintang Naibaho, SH menyarankan untuk setiap laporan pelanggaran harus mempunyai data yang lengkap dan akurat.

“Mari kita untuk saling bahu membahu dalam mengkaji laporan-laporan yang masuk ke Panwaslih, untuk menyemangati Panwas Kecamatan dan PPL kita himbau mereka agar tidak Phobia (memiliki ketakutan) terhadap penegak hukum di Kabupaten Samosir, dan hal yang sangat mengesankan bahwa seluruh Panwas di Samosir tetap berjalan harmonis,” ujar Rianto.

Kejari Samosir, Edward Malau,SH,MH menyambut baik acara diskusi pada Coffee Morning ini. “Kita harus tahu arahnya (kinerja) Gakumdu, untuk mencegah dan menindak pelanggaran perlu kita edukasi masyarakat, karena masyarakat sekarang sudah kritis. Kita undang mereka untuk mengajari tentang etika hukum, baik itu tentang administrasi, kode etik dan pidana agar masyarakat mudah mengerti apa yang kita inginkan,” pungkasnya. 

Baca Juga!  Pencarian Korban KM Sinar Bangun Berakhir, Isak Tangis keluarga Korban Warnai Aksi Tabur Bunga Di Danau Toba

Menanggapi pelanggaran pidana Pilkada dan penyelesaiannya Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Jonser Banjarnahor mengatakan agar ketiga unsur yang duduk di Gakumdu mencek kejelasan pidananya, harus mempunyai data yang lengkap untuk ditetapkan sebagai pelanggaran pada tindak pidana, dan yang terpenting kebersamaan kita harus tetap terjaga serta tetap berkordinasi antar lembaga.

Sebagai tim teknis Gakumdu, Iptu Darmono Samosir yang selama ini tetap berkordinasi dengan tiga unsur Gakumdu menyampaikan kinerja tim sudah intern. “Kita sudah ciptakan Gakumdu agar bersikap tegas serta cara menyelesaikan laporan pelanggaran pidana dilakukan dengan baik, hal ini sudah pernah kita simulasikan di Panwaslu Kabupaten Samosir, dan selama ini kita sudah bangun komunikasi yang baik di Gakumdu,” ujarnya. 

Baca Juga!  Terkait Isu Reklamasi, Ini Jawaban Pemkab Samosir

Adanya beberapa masalah dan pelanggaran hukum di Kabupaten Samosir dibenarkan oleh salah satu tokoh masyarakat A.Siska Naibaho akibat kurangnya sosialisasi hukum, disebabkan alokasi daerah yang jauh dari perkotaan sehingga menyulitkan pemerintah dan penegak hukum menjangkau daerah tersebut.

Coffee morning dihadiri ketiga Komisioner Panwaslu bersama staf, Kejari, Kasi Intel dan tiga Jaksa Muda, Kasat Reskrim Polres didampingi dua anggotanya (NAS).

Loading...