Panwaslu Kecamatan Girsip Lantik dan Bimtek PTPS

0
264
Panwaslu Kecamatan Girsang Sipangn Bolon (Girsip), melaksanakan pelantikan dan bimtek bagi para Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se - kecamatan Girsip, sebayak 47 orang, di Atsari Hotel Parapat, kecamatan Girsip, kabupaten Simalungun, Senin (25/3/2019). (Foto/Stg)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Panwaslu Kecamatan Girsang Sipangn Bolon (Girsip), melaksanakan pelantikan dan bimtek bagi para Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se – kecamatan Girsip, sebayak 47 orang,  di Atsari Hotel Parapat, kecamatan Girsip, kabupaten Simalungun, Senin (25/3/2019).

Kegiatan itu, tampak dihadiri Kapolsek Parapat, AKP Bambang Priyatno, Danramil 11 Prapat, Kapten Inf Prawoto, Sekcam Girsip, Donny Sinaga dan Ketua Panwaslu Girsip dan jajaranya, serta rohaniawan dari Kristen Protestan, Pdt M Tobing STh, rohaniawan Katolik, St Udin Siboro, dan dari muslim, Ustad Hasim Gultom.

Ketua Penwaslu Girsip, Jesron Sihotang, berpesan, agar seluruh PTPS, mengedepankan netralitas dan integritas dalam tugas yang diemban.

“Ini artinya, sahabat PTPS bertugas selama satu bulan di wilayah TPS-nya masing-masing untuk memastikan, semua tahapan terlaksana sesuai aturan,”katanya.

Dia berharap kepada semua PTPS, agar segera berkoordinasi dengan KPPS-nya masing- masing, terkait persiapan pelaksanaan pemungutan suara.

“Pelantikan PTPS ini kami memfokuskan pada pengawasan sisa-sisa akhir tahapan kampanye dan pergerakan logistik dari PPS ke TPS, dan juga masa tenang, serta pada hari pelaksanaan pemungutan suara, pada tanggal 17 April nanti”ujarnya.

Foto bersama usai acara pelantikan PTPS. (Foto/Stg)

Selain pelantikan, juga dilanjutkan dengan bimbingan teknis (bimtek) yang langsung disampaikan Ketua Panwaslu Girsip, Jesron Sihotang, dengan harapan para PTPS, benar – benar siap  untuk melakukan tugasnya sebagai pengawas.

“Saya berharap, bisa bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab dan bisa menjaga integritas. Karena itu adalah modal utama dan marwah lembaga kita, setelah bapak dan ibu, disumpah menurut agama dan kepercayaan masing-masing,”ucap Jesron.

Berdasarkan Undang-undang, PTPS harus terbentuk 23 hari, sebelum pelaksaan pemungutan suara. Pengawas TPS bertanggung jawab ke Panwascam dalam fungsional kerjanya, di bawah koordinasi Panwas Nagori dan Panwas Kelurahan, ucap Jesron menjelaskan.

Devisi Penindakan Pelanggaran (Kordiv PP), Runggu Samosir menambahkan, bahwa dengan terbentuknya PTPS ini, tentu diharapkan dapat membantu pihaknya, dalam hal melakukan pengawasan dan pencegahan pelanggaran tahapan pelaksanaan Pemilu 2019.

Camat Girsip yang diwakili Sekcam, Donny Sinaga, berharap pelaksanaan Pemilu serentak berjalan lancar dan sukses, serta berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan seluruh PTPS.

(Stg)