Beranda Politik Panwaslucam Girsang Sipangan Bolon Tertibkan Semua APK

Panwaslucam Girsang Sipangan Bolon Tertibkan Semua APK

104
0
Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Girsang Sipangan Bolon, saat menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK), di Parapat, Senin (15/4/2019). (Foto/Stg)
Loading...

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Memasuki masa tenang, sebelum Pemilu serentak, pada 17 April 2019 mendatang, pihak Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Girsang Sipangan Bolon, menertibkan seluruh jenis Alat Peraga Kampanye (APK), di Parapat, Senin ( 15/4/2019).

Pengamatan buktipers.com, penertiban APK seperti baliho dan spanduk tersebut langsung dipimpin Ketua Panwaslu dan melibatkan para Panwaslu Nagori.

Ketua Panwaslucam Girsang Sipangan Bolon, Jesron Sihotang, ketika menurunkan APK milik calon legislatif (Caleg), di Jalan Sisingamangaraja Parapat, mengatakan, mulai Minggu (14/4) lalu, sudah bekerja menurunkan puluhan APK seperti milik caleg berukuran besar dan kecil dari seluruh wilayah Girsang Sipangan Bolon.

“Saat ini masa tenang bagi paslon dan seluruh caleg. Seluruh alat peraga kampanye wajib ditertibkan di seluruh lokasi, sesuai dengan peraturan KPU yang sebelumnya diberikan waktu untuk kampanye dan memasang alat kampanye ,”katanya.

Baca Juga!  Warga Siantar Sitalasari Heboh !!! Sihar Saragih Tewas Bersimbah Darah Didalam Kamar
Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Girsang Sipangan Bolon, saat menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK), di Parapat, Senin (15/4/2019). (Foto/Stg)

Dikatakannya, seluruh APK yang ditertibkan Panwalu akan diamankan di Kantor Panwaslucam Girsang Sipangan Bolon.

Jes juga menambahkan, bahwa kedepan, sebaiknya pemilik atau owner billboard  supaya tetap bertanggung jawab atas pemasangan APK berbayar, di papan reklame tersebut, dan seharusnya pemilik billboard itu harus taat aturan juga.

“Jangan untung  di kau buntung di aku. Soalnya, kami harus menurunkan APK itu sendiri dari billboard yang tinggindan besar, menggaji tukang panjat. Padahal, biaya untuk membersihkan APK tidak ada ditampung dalam anggaran, termasuk biaya keselamatan tukang panjat yang kita bayar, dan di sana, ada juga tegangan listrik. Sebab sebahagian billboard itu, ada juga yang dialiri listrik,”katanya.

Baca Juga!  Aksi 22 Mei di Medan Belum Bubar, Massa Kepung Bawaslu Sumut

Jadi sekali lagi, pemikik billboard dan si pemberi izin untuk pemasangan APK divpapan reklame regulasinya kedepan harus diperketat, ujar Jes.

Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Girsang Sipangan Bolon, saat menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK), di Parapat, Senin (15/4/2019). (Foto/Stg)

Sebelumnya, Panwaslucam Girsang Sipangan Bolon juga telah melakukan konvoi dengan cara arak-arakan bersama jajaran Panwaslu, Panwas TPS dan Panwas Nagori (Desa)/Kelurahan, guna mengajak masyarak untuk tidak golput.

Dan datanglah ke TPS menggunakan hak pilihnya, pada hari Rabu, 17 April 2019.

Jes dan jajarannya juga menggunakan pengeras suara, menghalo-halokan menolak politik uang.

(Stg)

Loading...