Beranda Hukum Pasca Ketua DPRD Ketapang Ditetapkan Tersangka, DPD Partai Nasdem Ingatkan Kader

Pasca Ketua DPRD Ketapang Ditetapkan Tersangka, DPD Partai Nasdem Ingatkan Kader

225
0
Muhaiyan Siddik, Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Ketapang.
Loading...

Ketapang, buktipers.com – Pihak DPD Partai Nasdem Ketapang mengingatkan seluruh kadernya yang duduk di lembaga DPRD, agar menjalankan tugasnya dengan baik, tidak terlibat persoalan gratifikasi, maupun korupsi.

Hal itu disampaikan, menyusul telah ditetapkannya Ketua DPRD Ketapang, HMU, sebagai tersangka oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang, dalam kasus dugaan gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang.

Yaitu terkait pokok pikiran atau aspirasi dewan, yang berhubungan dengan hak penganggaran, berupa paket pekerjaan proyek pembangunan Kabupaten Ketapang Tahun Anggaran 2017 dan 2018, bahkan lanjut 2019.

Pihak DPD Nasdem Ketapang juga mendukung agar kasus tersebut diusut tuntas, tanpa terkecuali, khususnya yang terlibat bermain anggaran proyek APBD.

Karena dalam tupoksinya, anggota dewan bukan pemain proyek, melainkan seorang aspirator yang memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Baca Juga!  Ternyata Abu Hamzah Tanam 4 Bom Ranjau di Halaman Rumah

Meskipun ia punya hak bugeting, legislasi, dan pengawasan. Karena DPR juga merupakan wakil rakyat, bukan pemimpin rakyat.

Karena itu tidak ada hak borong memborong dan jual menjual paket proyek. Kalau hal ini terjadi, jelas berhianat terhadap konstitusi.

Terkait hal tersebut, pihak DPD Partai Nasdem Kabupaten Ketapang, memberikan peringatan keras, melalui sekretaris, Muhaiyan Siddik.

“Bagi Partai Nasdem kalau ada kadernya partainya di dewan yang terlibat persoalan kasus gratifikasi yang marak dan heboh atas telah ditetapkanya sebagai tersangka Ketua DPRD Ketapang. Tidak ada toleransi dan partai langsung memecat kader di dewan tersebut,”tegas Muhaiyan.

“Karena hal ini sudah merupakan komitmen Pak Surya Paloh sebagai Ketua Umum DPP Partai Nasdem, sebagai Bapak Restorasi Indonesia, dan Juga sudah tentu setiap kader Nasdem yang mendapat amanah sebagai anggota dewan, di masing-masing tingkatan, tentu saja harus komitmen dengan apa yang ditegaskan Pak Surya Paloh. Dan tidak ada kompromi bagi kader yang korupsi,”jelas Muhaiyan.

Baca Juga!  Pemutakhiran Pilgubsu 2018 di Kecamatan Harian Sudah Terlaksana

“Untuk komitmen, kami sangat jelas dan jangan khawatirlah dengan Partai Nasdem. Jikalau ada pihak Partai turut membela kadernya, apabila tersandung persoalan hukum, masalah Tipikor, akan kami pecat. Bahkan malah Nasdem yang akan menyuruh tangkap oknum yang terlibat tersebut. Itulah konsistennya Nasdem, meskipun salah satu kader Nasdem sebagai Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung),”tutupnya.

(tim)

Loading...