Pasien Covid-19 Penuh, RSUP Adam Malik Medan Tambah 33 Ruang Isolasi

    0
    1
    Petugas medis membawa seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terduga Covid-19 di RSUP H Adam Malik Medan, Sumatera Utara, Rabu (18/3/2020). (Foto: Antara)

    Medan, buktipers.com – Peningkatan kasus baru Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) membuat ruangan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan sering penuh. Manajemen harus kembali menambah ruang isolasi untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan pasien Covid-19.

    Direktur Utama (Dirut) RSUP Adam Malik dr Zainal Safri mengatakan, sebanyak 33 ruangan ditambah untuk ruang isolasi bagi pasien Covid-19. Dengan penambahan ini, maka rumah sakit milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut telah memiliki 98 ruang isolasi khusus untuk pasien penderita Covid-19 kategori sedang dan berat.

    “Awalnya dulu ada 11 ruangan dan setelah kami evaluasi sekarang ada 65 ruangan. Namun, karena situasi memang lebih sering penuh, maka dilakukan rapat direksi untuk menambah sebanyak 33 ruangan kembali,” kata dr Zainal Safri kepada wartawan, Rabu (16/9/2020).

    Penambahan ruangan isolasi ini dilakukan dengan tetap memperhatikan zona di lingkungan rumah sakit tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi percampuran terutama antara pasien Covid-19 dan non-Covid-19.

    “Rencananya, awal bulan ini ruangannya sudah bisa dipakai,” ujarnya.

    Zainal mengatakan, ke-33 ruang isolasi baru itu hanya memakai ruangan lama yang sebelumnya sudah ada dan tinggal didesain ulang. Mereka tinggal melakukan penyekatan pada alurnya, kemudian ditambah hepa filter dan exhaust fan sehingga standar minimalnya bisa terpenuhi.

    Saat ini, RSUP Adam Malik juga telah memiliki dua alat tes usap atau swab test. Namun, karena satu alat kurang produktif, akhir bulan ini rencananya dilakukan pembelian satu alat usap kembali.

    “Rata-rata yang bisa kami kerjakan dari satu alat sekitar 190 sampel swab. Untuk pasien Covid-19 dalam kondisi berat, prevalensinya 40-50 persen, karena RSUP Adam Malik rumah sakit rujukan,” katanya.

     

    Sumber : iNews.id