Pasutri Ditangkap karena Narkoba, Pelaku Ngaku Sudah 5 Bulan Jualan Sabu

0
1
Andi dan Tina, pasangan suami istri asal Kota Tanjungbalai diamankan oleh satuan reserse narkoba Polres Tanjungbalai akibat jual sabu. TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Dijual Rumah

Tanjungbalai, buktipers.com  – Pasangan suami istri (Pasutri) asal kota Tanjungbalai diamankan oleh tim Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai di Kediamannya Jaaln Elang, Gang Mancis, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Sepasang suami istri ini ialah Andi Putra alias Andi (35) dan Suri Artina alias Tina (24). Keduanya diketahui sudah menjual sabu selama hampir setengah tahun atau lima bulan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Tanjungbalai, AKBP Triyadi melalui jaringan seluler. Menurut Triyadi, tersangka sudah menjual sabu tersebut sejak lima bulan lalu.

“Jadi, dalam sehari dia bisa menjual sabu sekitar tiga gram yang sudah dipecah-pecah menjadi paketan Rp 50-100 ribu,” Kata Triyadi, Sabtu(21/5/2022).

Lanjutnya, penangkapan dua orang pengedar sabu ini bermula dari masyarakat yang resah dengan kelakuan Andi yang menjual sabu.

“Kemudian, polisi mengecek keberadaan tersangka dan melakukan penyelidikan. Sehingga di ketahuilah bahwa pelakunya adalah dua orang yang merupakan suami istri,” ujarnya.

Tak mau kehilangan jejak, polisi langsung menggerebek rumah tersangka dan menemukan 17 bungkus sabu dengan berat 16,31 gram dan satu bungkus ganja dengan berat 0,8 gram,” kata Triyadi.

Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai yang diduga hasil penjualan narkotika senilai Rp 3 juta.

“Saat kami interogasi, tersangka mengaku bahwa barang tersebut diperolehnya dari seorang pria yang berinisial H yang saat ini masih dalam pengejaran kami dengan harga Rp 7,5 juta,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka disangkakan dengan pasal 114 ayat 2 Subsider pasal 112 ayat 2 Subsider pasal 111 ayat 1 Jo pasal 132 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman pidana 20 tahun penjara,” pungkas Triyadi.

 

Sumber : tribunnews.com