Pedagang Pasar Rakyat Keluhkan Pungli Kepada Wabup Sergai  

0
57
H Darma Wijaya, tinjau Pasar Rakyat dan tampung aspirasi para pedagang, Senin (20/7/2020), di Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Wakil Bupati Sergai, H Darma Wijaya, tinjau Pasar Rakyat dan tampung aspirasi para pedagang, Senin (20/7/2020), di Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan.

Sondang Br Sipayung, seorang pedagang sayur, mewakili seluruh pedagang yang menempati kios, di pasar itu, berharap agar manajemen pengelolaan, di pusat perbelanjaan kebutuhan pokok ini tertata dengan rapi.

Misalnya, tidak ada pungutan liar (Pngli) terhadap para pedagang yang mengais rezeki, di tempat ini. Selain itu, kami juga ingin sewa kios tidak terlalu mahal. Mengingat saat masa pandemi seperti saat ini, membuat omset penjualan kami juga berkurang. Mohon agar diberikan keringanan dalam menyewa kios, harapnya.

Sondang yang sudah puluhan tahun berjualan di Pasar Rakyat ini menyebutkan, berdagang sayur merupakan mata pencahariannya. Dari sinilah mereka (pedagang, red) mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Pedagang lainnya, Heriawan, juga berharap ada keringanan, terkait pembayaran sewa kios yang ada di pasar tradisional ini. Kami tidak ingin ada pungli dan jual beli meja dagangan yang mengatasnamakan pihak manajemen Pasar Rakyat ini. Kami ingin berdagang dengan lancar tanpa ada kendala dan rintangan, ujar pedagang ikan ini.

Sementara itu, Wabup Sergai, H Darma Wijaya, menyampaikan, bahwa infrastruktur merupakan program prioritas bagi pemerintah daerah. Jika infrastruktur bagus, maka ekonomi juga ikut menjadi bagus, katanya.

Pasar merupakan salah satu wadah perputaran uang terbanyak dan tercepat di Sergai, untuk itu, lanjut Darma Wijaya, bahwa pasar merupakan hal yang prioritas. Infrastruktur pasar harus ditingkatkan agar pembeli menjadi nyaman, ekonomi menjadi lancar, ujarnya.

Terkait aspirasi yang disampaikan para pedagang, termasuk tentang adanya pungli, Wabup mengatakan, bahwa hal ini akan ditindaklanjutinya.

Jika terjadi penyelewengan, maka oknum yang meresahkan tersebut akan kita proses lebih lanjut, katanya.

 

(ML.hrp)