Pekarangan Warga ‘Diserobot’ Dinas PUPR Lampung Timur

0
184
Helmi saat bertemu Sekretaris Dinas PUPR, Cen Suratman dan menyampaikan surat jual beli sebidang tanah dan bangunan rumah.
Dijual Rumah

Lampung Timur, buktipers.com – Tanah milik Helmi (48), di Desa Sukadana Pasar, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, sudah diuruk pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Perumahan (PUPR) Lampung Timur, pada tahun 2019, lalu.

Helmi yang tinggal di Desa Kibang, Kecamatan Menggala kabupaten, Tulang Bawang, kepada awak media, Selasa (28/1/2020), mengaku sangat terkejut pada saat melihat pekarangan yang terletak di Sukadana Pasar yang tidak jauh dari kantor kecamatan setempat, sudah terpasang papan plang nama proyek dari Dinas PUPR tersebut.

Lahan pekarangannya diduga diserobot oleh dinas itu dengan diuruk.

Dia pun mengaku bingung karena belum pernah ada laporan atau kordinasi dengannya, sebagai pemilik lahan tersebut.

Menurutnya, tanah itu mutlak miliknya, dengan dasar kepemilikan dari akte jual beli, pada tahun 1955 ada padanya dengan luas tanah, lebar 10 meter dan panjang 23 meter.

Padahal sebelumnya, lahan pekarangan tersebut akan dibuatnya sebagai usaha untuk membuat bangun penginapan karena jaraknya tidak begitu jauh dengan Kota Sukadana dan Pemda Lampung Timur, namun ini sudah lain ceritanya karena sudah ada urukan.

Helmi pun menujukkan bukti dasar kepemilikan kelengkapan surat jual beli yang tertulis di atas kertas segel pada tahun 1955.

“Rumah serta pekarangan tersebut hak milik saya sendiri, hingga saat ini tidak pernah lahan pekarangan tidak pernah dijual belikan atau gadai, pada pihak manapun. Jadi lahan ini tidak ada sangkut pautnya dengan pihak manapun ataupun Dinas PUPR Lamtim, “tegasnya.

Kemudian Helmi bercerita asal muasal lahan pekarangan tersebut dibeli oleh kakeknya, Alm Sutan Raja kuasa, dari Masagus Umar Soleh, pekerjaan dagang, yang tinggal di Pasar Sukadana, Kecamatan Kewedanaan Sukadana, Kabupaten Lampung Tengah.

“Disebut pihak kesatu (penjual), kakek saya yang disebut pihak ke dua, sebagai pembeli berdasarkan surat akte dijual beli pada tahun 1955, “katanya.

Helmi langsung menyambangi kantor Dunas PUPR dari jam pukul 13:00 WIB hingga pukul 14 :15 WIB, dan ketemu langsung dengan Sekretaris Dinas PUPR, Cen Suratman dan menyampaikan surat jual beli sebidang tanah dan bangunan rumah.

Cen menyampaikan terimakasih kepada Helmi, yang saat itu didampingi awak media. “Saya akan pelajari dan akan saya laporkan kepada kepala dinas. Dan untuk tindaklanjutnya, jadi kita tunggu hasilnya nanti, saya informasikan ke Bapak Helmi, “tutupnya.

 

(Jun)