Beranda Hukum Pelaku Cabul Dilumpuhkan Timah Panas, Ini Penjelasan Kapolres Kapuas Hulu

Pelaku Cabul Dilumpuhkan Timah Panas, Ini Penjelasan Kapolres Kapuas Hulu

410
0
Pelaku cabul, Nuriawal Agustiandi als Pian (39) yang diamankan Satreskrim Polres Kapuas Hulu.
Loading...

Buktipers.com – Kapuas Hulu (Kalbar)

Pihak Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu, berhasil mengamankan pelaku cabul terhadap anak di bawah umur.

Pelaku diketahui bernama Nuriawal Agustiandi als Pian (39), wiraswasta, warga Kedamin Hulu, Kecamatan Putusibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu.

Sedangkan korban, sebut saja Bunga (13), pelajar, warga jalan Kom Yos Sudarso, Kelurahan Putussibau Kota, Kecamatan Putusibau Utara.

Hal itu dibenarkan Kapolres Kapuas Hulu, AKBP RS Handoyo MSi, melalui Kasat Reskrim, Iptu Siko Sesaria Putra Suma SIK, kepada wartawan, Minggu (21/7/2019) siang.

Dijelaskan, kasus cabul itu terjadi, pada tanggal 8 Juni 2019 lalu, sekira pukul 21.00 WIB dan pelaku telah satu bulan diburu Polisi, setelah dilaporkan oleh Sukarman.

Baca Juga!  Hina Jokowi di Medsos, Pria Asal Batubara Ditangkap

Perbuatan melawan hukum itu, digencarkan pelaku, di  Goa Maria, jalan Lintas Mendalam Desa Dataah Diam, Kecamatan Putussibau Utara.

Masih kata Kasat, pelaku diamankan pada Sabtu (20/7/2019) malam, pukul 21.00 WIB.

Dan ketika diamankan petugas, pelaku mencoba untuk melarikan diri ke arah semak – semak, sehingga petugas melakukan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, akan tetapi tidak diindahkan. Sehingga petugas melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan pelaku dengan menembak ke arah kaki sebelah kanan, dan pelaku pun tersungkur.

Kemudian pelaku diboyong ke Mapolres Kapuas Hulu guna dilakukan penyidikan lebih Lanjut.

Untuk barang bukti yang telah diamankan, yaitu 1 pasang pakaian, terdiri dari baju warna kuning lengan panjang dan celana panjang warna putih bahan katon.

Baca Juga!  Polisi Serahkan Jenazah Korban Kebakaran Pasar Merdeka Putussibau

Menurut Kasat Reskrim, tersangka dijerat Pasal 76D jo Pasal 81 UU No 17 tahun 2016 tentang perlindungn anak.

Pelaku diancam 5 tahun penjara, pungkasnya mengakhiri.

(Bayu)

Loading...