Pelaku Curanmor Berhasil Diringkus Polsek Padang Hilir

0
1821
IMG-20170927-WA0014
Dijual Rumah

BuktiPers.Com – Tebingt Tinggi (Sumut)

Muhammad Idris (17), salah satu dari dua orang pelaku pencurian sepedamotor, warga Jln Karya Lingk II, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, ditangkap polisi dari Polsek Padang Hilir, Selasa (26/9) sekira pukul 21.00 wib dari dalam rumahnya, karena mencuri kereta Honda Supra BK 6902 ND. Sementara rekan pelaku FR (DPO) hingga kini masih dalam pencaharian petugas.

Informasi yang berhasil dihimpun di Mapolsek Padang Hilir, Rabu (27/9/2017) siang, melalui Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi AKP MT Sagala bersama Kapolsek Padang Hilir AKP Armand Harahap, membenarkan dan menjelaskan kronologis penangkapan pada pelaku.

Kedua pelaku MI dan FR melakukan pencurian sepedamotor milik Mahlina (41) warga Jalan Darat Lingk VIII, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Sabtu (16/9) subuh.

Kepada polisi pelaku mengakui saat itu keduanya masuk kedalam rumah korban dengan cara mencongkel kaca nako jendela lalu membuka engsel pintu kediaman korban.

Setelah berhasil masuk kedalam rumah korban, kedua pelaku selanjutnya mengambil 1 unit sepedamotor Supra BK 6902 ND milik korban yang terparkir di ruang tamu.
Selanjutnya kereta hasil curian tersebut diberikan kepada rekannya yang bernama FY untuk dijualkan.

“Penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah korban membuat laporan pengaduan, dimana pagi itu adik pelapor bernama Ulfa Intan usai bangun dari tidur, selanjutnya membuka pintu kamar dan saat melintas di ruangan tamu, dirinya tidak melihat lagi sepedamotor Honda Supra BK 6902 ND warna hitam milik kakaknya sudah tidak berada di tempatnya, sementara pintu depan dalam keadaan terbuka,” terang Kapolsek.

Mendapat laporan korban, Polsek Padang Hilir selanjutnya melakukan olah TKP dan penyelidikan hingga akhirnya satu dari dua pelaku berhasil diringkus petugas beserta barang bukti sepedamotor milik korban.

Di hadapan polisi, tersangka MI yang mengaku bahwa kereta korban dijual dengan harga Rp 2,5 juta.

“Kepada FY aku bilang kalau itu adalah kereta milik pacarku dan FY aku minta untuk menjualkannya,” ujar MI seraya mengatakan bahwa uang hasil penjualan sepedamotor itu sudah habis mereka bagi dua dengan FR.

Tersangka MI yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang lemang ini juga mengakui jika dari dalam jok sepedamotor korban, dirinya dan FR juga menemukan satu buah dompet yang didalamnya berisi satu buah STNK kereta Honda Supra, satu buah KTP, Satu buah SIM C, satu buah ATM bank BRI dan uang tunai sebesar Rp 200 ribu milik korban. Dan pencurian tersebut diakui tersangka MI adalah rencana dari rekannya FR.

Kapolsek Padang Hilir AKP Armand Harahap menegaskan jika pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, sementara FR rekan tersangka masih dalam pengejaran petugas.

“Kita masih terus melakukan pengembangan karena kuat dugaan tersangka MI sudah lebih dari sekali melakukan pencurian,” tegas AKP Armand Harahap. (Dav/Red)