Pelaku Curas DD Alias Kokong Diringkus Tim Unit Resum Polres Labuhanbatu

0
309
Pelaku Curas, DD alias Kokong saat diapit Polisi.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Tim II Opsnal Unit Resum Polres Labuhanbatu, berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas), saat Operasi Sikat Toba 2020.

Dari pelaku, DD alias Kokong (21), warga Jalan W.R Supratman, Gang Sado, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu ini, diamankan 1 unit Honda Beat warna hitam les merah (disita dalam perkara lain).

Kasat Reskrim, AKP Parikhesit, melalui Kanit Resum, Iptu H. Naibaho, Minggu (15/3/2020) menyampaikan, pada aksi curas atau jambret itu, terjadi pada Kamis (16/2/2020) lalu, sekira pukul 15.00.

Korbannya, Afni Hartati Sitompul yang mengalami luka – luka akibat kejadian itu, dan tersangka langsung lari usai menjambret korban, katanya.

Lalu, pada Februari 2020, lalu, tertangkap pelaku curas di Polsek Bilah Hulu, berinisial WTS dan ARN. Kemudian sehubungan dengan adanya info, bahwa para pelaku ada melakukan jambret terhadap seorang perempuan di Kota Rantauprapat, tim 2 opsnal unit Resum yang dipimpin Kanit Pidum, Iptu H Naibao, menginterograsi para tersangka.

Dari hasil interograsi, ternyata benar ada melakukan jambret tas yang berisi HP android, di Jalan Sempurna Rantauprapat dan DD alias Kokong ikut terlibat, ungkap Kanit.

Selanjutnya, pada Jumat (13/3/2020) lalu, sekira pukul 22.00, diterima informasi dari sumber yang dapat dipercaya, bahwa tersangka Kokong lagi berada di Warnet 88, Jalan W.R. Supratman.

Dan atas informasi tersebut, tim langsung menuju TKP dan Kokong berhasil diringkus tanpa perlawanan, sekira pukul 22.30 WIB.

“Hasil interogasi, pelaku mengakuinya, bahwa ia melakukan  curas bersama dengan kedua tersangka lainnya yakni, WTS dan ARN dengan mengenderai sepeda motor Honda Beat warna hitam list merah milik ARN alias Geleng,”beber Kanit.

Adapun peran yang dilakukan ketiga tersangka, lanjut Kanit, Kokong berperan sebagai joki, sedangkan ARN alias Geleng, duduk di tengah dan sebagai eksekutor curas.

“Tersangka WTS duduk paling belakang,” ujarnya.

Tindak pidana yang dilakukan ketiga tersangka, berawal saat korban Afni Hartati Sitompul, pada Minggu (16/2/2020) lalu, sekira pukul 15.00 WIB, melintas dengan mengenderai sepeda motor Yamaha Mio miliknya dan diikuti oleh tersangka, mulai dari simpang Jalan S.M. Raja hingga ke Jalan Sempurna.

Setibanya di TKP, pertigaan simpang Jalan Sempurna – Gang Buntu, tersangka langsung merapat ke sepeda motor korban dan selanjutnya tersangka Geleng, langsung merampas tas milik korban yang berisi 1 unit HP merek Huawei Honor 7A, dan uang Rp.350.000.

“Pembagian hasil yang diterima Kokong yakni Rp 200.000 dan sudah dibelanjakan untuk membeli baju kaos distro warna hitam seharga Rp120.000, dan sisanya untuk membeli rokok dan main di warnet,” ungkap Iptu Naibaho.

Adapun HP milik korban, sambung Kanit, dijual oleh kedua TSK lainnya. Sedangkan tas milik korban telah dibakar oleh ketiga tersangka, di pekuburan Muslim Gang Sado Ujung (Pantean), Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara.

Setelah terjadinya curas tersebut, tersangka langsung melarikan diri dan korban melakukan pengejaran, namun setibanya di persimpangan Panti Asuhan Namira, korban dalam kecepatan tinggi tidak dapat mengendalikan kenderaannya, sehingga terjatuh ke badan jalan hingga membuat korban pingsan di TKP.

Dan bagian kepala terbentur hingga robek 16 jahitan dan dirawat inap selama 5 hari, di RSU Karya Bhakti Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan.

“Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, tersangka berikut barang bukti, diboyong ke Sat Reskrim Polres Labuhanbatu,” tutupnya.

 

(Syafii Harahap)