Pelaku Curas Diciduk Tekab Unit Reskrim Polsek Tanjung Beringin

0
6467
Tersangka curas diapit petugas.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – M. Saprin alias Apin (32), tersangka otak pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas), diciduk Tekab Reskrim Polsek Tanjung Beringin Polres Sergai, Rabu (24/6/2020) lalu, pukul 20.00 WIB, di rumahnya, Dusun II Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai.

Tersangka yang juga seorang residivis, pernah menjalani hukuman di LP Tebingtinggi, dalam kasus pembunuhan, pada tahun 2008, selama 6 tahun penjara dan tahun 2019, kasus penganiayaan juga mendekam selama 6 bulan.

Total selama 6 tahun 6 bulan mendekam, di penjara, tak membuat Apin yang menetap Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai, yang hanya  sekolah sampai kelas 3 SD itu, bertobat.

Aksi kejahatannya, kembali dilakukan, bersama dua rekannya yang maih buron (DPO) terhadap korban, ALP (17), warga Dusun II, Pasar Rodi, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai.

“Modus tersangka adalah dengan menuduh korban sebagai pelaku pemukulan terhadap adiknya. Selanjutnya bersama dua rekannya, MR alias Rozi dan Alan, memaksa untuk mengakui dan merampas ponsel serta uangnya,” terang Kapolres Sergai, AKBP Robinson Simatupang, SH, M.Hum, kepada wartawan, Jumat (26/6/2020).

Lantaran korban tidak mengakui perbuatan yang dituduhkan, sambung Kapolres, tersangka M Saprin alias Apin menusuk nusuk bagian belakang tubuh korban dengan senjata tajam, dan juga menusuk bagian belakang kepala korban dengan gunting.

Akibatnya, korban mengalami luka 7 tusukan dibagian punggung belakang dan kepala. Aksi ketiga pelaku itu, terjadi pada Minggu (9/2/2020) lalu, pukul 21.00 WIB, di Dusun III Buantan, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai, persisnya di Jambur atau Tangkahan Sampan.

Tersangka Apin, bersama dua rekannya, Rozi dan Alan (DPO), mengikat kedua tangan dan kaki korban. Puas menganiaya hingga korban mengalami luka serius, lalu ketiga pelaku melucuti harta korban, berupa 2 unit HP dan uang Rp 50.000 (Lima puluh ribu rupiah).

Usai kejadian, ketiga pelaku meninggalkan korban begitu saja. Beruntung rekan korban mengetahuinya dan membantu membuka tali yang mengikat tangan dan kakinya.

Selanjutnya korban bersama rekannya pulang ke rumah dan melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut kepada orang tuanya. Tanpa menunggu lagi, korban didampingi ayahnya melaporkan ke Polsek Tanjung Beringin Polres Serdang Bedagai, sesuai LP/07/II/Yan.2.6/2020/SU/RES SERGAI/Sek Tanjung Beringin, tanggal 10 Februari 2020.

Tekab Unit Reskrim Polsek Tanjung langsung melakukan penyelidikan, dan tanpa membuang waktu, akhirnya tersangka diciduk di rumahnya dan diboyong ke Mapolres Sergai, guna diproses hukum.

“Tersangka M Saprin alias Apin diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 ayat 1 dan ayat 2 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara. Sedangkan dua rekannya, inisial MR dan A, sudah diketahui identitasnya dan masih dalam pengejaran,” tandas Kapolres.

 

(ML.hrp)