Pelaku Penggelapan Uang di Minimarket Karo Tertangkap, Pelaku Sempat Kabur ke Jakarta

0
2
Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Johannes Marojahan Napitupulu (kanan), didampingi Kanit Pidum Satreskrim Polres Tanah Karo Ipda Ammar Prajamanggala (kiri), saat rilis penangkapan pelaku penggelapan uang minimarket, di Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe. (TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL)
Dijual Rumah

Karo,  buktipers.com – Meskipun sempat melarikan diri ke luar pulau, akhirnya pelaku penggelapan uang minimarket berhasil diciduk personel Satreskrim Polres Tanah Karo.

Pelaku berinisial RSSN ini ditangkap oleh personel Satreskrim Polres Tanah Karo setelah melakukan pelarian ke Jakarta.

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Tanah Karo AKP Ronny Nicolas Sidabutar, melalui Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Johannes Marojahan Napitupulu, pelaku ditangkap atas laporan penggelapan uang di sebuah minimarket.

Tak tanggung, uang minimarket yang berhasil dibawa kabur oleh pelaku diketahui sebesar Rp 38.648.500.

Setelah melakukan penggelapan tersebut, pelaku sempat melarikan diri ke Jakarta.

Hingga akhirnya dari serangkaian pemeriksaan dan informasi yang didapat, pelaku berhasil diamankan di kawasan Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (1/7/2022) kemarin.

“Kita berhasil mengamankan seorang pelaku penggelapan. Uang yang digelapkan pelaku dari minimarket tempat ia bekerja sebesar Rp 38.648.500 yang merupakan hasil penjualan minimarket,” Ujar Johannes, Minggu (10/7/2022).

Dijelaskan Johannes, pelaku sebelumnya bekerja sebagai asisten kepala toko di minimarket yang terletak di Jalan Mariam Ginting, Kabanjahe.

Dikatakan Johannes, aksi penggelapan yang dilakukan oleh pelaku ini dilakukan pada 10 Agustus 2021 lalu.

“Sebelumnya, pelaku ini berkerja di minimarket tersebut dan memiliki jabatan sebagai asisten kepala toko. Pelaku sempat lari ke Jakarta setelah menggelapkan uang minimarket, dan akhirnya kita amankan di Bekasi pada 1 Juli kemarin,” Ucapnya.

Dari pengakuan pelaku, ia sengaja melarikan diri ke Jakarta untuk menghindari pengejaran polisi dan proses hukum. Di sana, pelaku mengaku ia sempat tinggal di sebuah kos-kosan dan sempat bekerja.

Namun, pelarian pelaku akhirnya berhasil diketahui keberadaannya hingga akhirnya pelaku diamankan di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Pelaku dijemput langsung oleh Kanit Pidum Satreskrim Polres Tanah Karo Ipda Ammar Prajamanggala, didampingi oleh personel Satreskrim Polres Tanah Karo.

Atas tindakan pelaku, nantinya pelaku akan dipersangkakan dengan pasal 374 Subs 372 KUHPidana. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama selama lima tahun.

 

Sumber : tribunnews.com