Pelaku Peragakan Cara Habisi Janda Dua Anak hingga Tewas, Jasadnya Ditemukan di Hotel Hanya Pakai Celana Dalam

0
173
Pelaku RFH (22) saat memeragakan perbuatannya yang mengakibatkan Oon Saonah alias Ica (33) -yang diperankan oleh model-, tewas di kamar 106 Hotel Daya Grand, Jalan Brigjen Soetoko, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat (5/4/2019). Tribun Jabar / Isep Heri
Dijual Rumah

Buktipers.com – Medan

Tabir kematian Oon Saonah alias Ica (33), yang ditemukan tewas di kamar 106 Hotel Daya Grand, Jalan Brigjen Soetoko, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (6/3/2019) lalu akhirnya terungkap.

Warga kampung Babakan Bandung, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi yang ditemukan petugas hotel sudah tak bernyawa pada sekitar pukul 17.00 WIB, itu ternyata dibunuholeh pria muda berinisial RFH (22) yang sudah dikenal korban sejak dua tahun lalu.

Setelah buron selama hampir tiga pekan, RFH berhasil ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf mengatakan kronologi pembunuhan terjadi saat pelaku yang berstatus sebagai mahasiswa itu bertemu korban di kamar tersebut.

“Awalnya pelaku bertemu korban meminjam uang tapi tidak dikasih oleh korban, kemudian si pelaku mencekik korban sampai korban meninggal,” kata Febry saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolresta, Selasa (26/3/2019).

“Pelaku merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Tasikmalaya,” lanjutnya.

Febry menuturkan, setelah korban meninggal kemudian pelaku membawa sejumlah uang tunai milik korban sebesar Rp 70 juta yang disimpan korban di tas yang biasa korban bawa.

“Oleh pelaku, uang yang diambil dari korban itu dibelikan sejumlah barang yang turut kami amankan sebagai barang bukti,” tutur Febry.

Sebagai barang bukti, kepolisian turut mengamankan di antaranya sejumlah buku tabungan milik korban dan pelaku, sejumlah uang tunai, telpon genggam iphone 6 S plus, dan beberapa barang milik korban saat kejadian.

Pada buku tabungan milik korban terlihat saldo terakhir sebesar Rp 161 Juta lebih.

Dijelaskan Febry, pelaku melakukan aksinya sendiri dan dilakukan secara spontan dan tidak direncanakan.

Saat ini pelaku yang merupakan warga Kampung Cihelang, Desa Singkir, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya ditahan di sel Mapolresta Tasikmalaya.

Karena perbuatannya, tambah Febry, pelaku akan dikenakan Pasal 338 atau pasal 365 ayat 3 KUHpidana, ancaman hukuman 15 tahun.

Polres Tasikmalaya Gelar Rekonstruksi

Polres Tasikmalaya Kota menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Oon Saonah alias Ica (33), yang ditemukan tewas di kamar 106 hotel Daya Grand, Jalan Brigjen Soetoko, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (6/3/2019) lalu.

Warga kampung Babakan Bandung, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi ini ditemukan petugas hotel sudah tak bernyawa pada sekitar pukul 17.00 waktu setempat setelah dibunuh teman kencannya RFH (22) yang berstatus masih mahasiswa.

Tersangka RFH dihadirkan dalam rekonstruksi sambil mengenakan penutup wajah, didampingi kuasa hukumnya.

Dalam rekonstruksi sebanyak 33 adegan itu digambarkan secara detail bagaimana detik-detik tewasnya janda anak dua itu ditangan RFH.

Evakuasi Oon Saonah perempuan berusia 33 tahun, yang ditemukan tewas di hotel Daya Grand, Jalan Brigjen Soetoko, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (6/3/2019) sore (Tribunjabar/isep heri)

Adegan bermula saat korban dan pelaku berangkat ke TKP yang berlokasi di Jalan Brigjen Sutoko No 9, setelah sebelumnya menghabiskan malam di tempat karaoke sekitar pukul 02.30 pagi, menggunakan ojek.

Sesampainya di Hotel Daya Grand keduanya langsung masuk ke kamar 106.

Selama beberapa adegan, RFH menerangkan kepada petugas selama di kamar, korban melindungi tasnya.

Bahkan saat di tempat tidur korban menyimpan tas di pojok kasur dekat dia tidur.

Begitu pun saat korban mandi, pintu sengaja dibuka agar korban bisa melihat tasnya yang digantung, tas korban berisikan uang tunai sebanyak Rp 70 juta.

Di adegan ke 22, RFH naik pitam karena tak diberi uang pinjaman sebesar Rp 4 juta oleh korban.

Kemarahannya itu membuat RFH nekat mencekik korban di atas kasur sambil duduk.

Di adegan selanjutnya, karena korban berteriak dan berontak, cekikan RFH lebih kencang dan tangan korban dihimpit lutut RFH.

Setelah korban lemas, kemudian RFH memegang leher korban untuk memastikan Oon Saonah alias Ica masih bernafas.

Menurut pengakuannya saat itu detak nadi korban masih terasa.

Setelah itu, untuk menghilangkan jejak perbuatannya RFH mencuci tangan dan mengambil air dalam gayung lalu menyiramkannya ke leher korban.

Kepala korban kemudian ditutup bantal, dan tubuhnya yang tidak berpakaian lengkap itu ditutup selimut.

Sebelum meninggalkan hotel, pelaku memeriksa tas korban dan membawa uang tunai yang ada di tas tersebut.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro mengatakan proses rekonstruksi seluruhnya sesuai dengan apa yang telah dijelaskan tersangka dan sejumlah saksi pada pemeriksaan sebelumnya.

“Pencekikan dilakukan dua kali, pertama untuk menakut-nakuti, karena korban berteriak dan tersangka pun panik maka tersangka mencekik lebih keras demi memastikan tidak ada perlawanan,” kata AKP Dadang Sudiantoro saat ditemui di lokasi, Jumat (5/4/2019).

Meski menurut keterangan pelaku, saat usai mencekik dia memeriksa urat nadi korban untuk memastikan masih hidup, dan katanya saat diperiksa masih ada detaknya, Dadang menyatakan itu tidak membuktikan apa-apa.

“Yang jelas dia melakukan itu. Setelah mencekik dia menyiram leher korban untuk menghilangkan jejak lalu menutup dengan bantal kepala korban dan tubuh korban dengan selimut,” katanya.

Dia memastikan tidak ada fakta baru dalam rekonstruksi ini, semua sesuai dengan saat pemeriksaan sebelumnya.

Sebelumnya diberitakan,  pegawai hotel Daya Grand, di Jalan Jalan Brigjen Soetoko, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, dibuat geger, Rabu (6/3/2019) malam.

Di kamar 106 mereka menemukan Oon Saonah alias Ica (33) dalam kondisi tewas.

Saat ditemukan Ica dalam posisi tertidur ditutupi selimut dan wajahnya ditutupi bantal. Ketika itu Ica hanya mengenakan celana dalam.

Sumber : tribunnews.com