Pelaku yang Bakar Ibu Tiri Sempat Kabur Tiga Kali Saat Dikejar Polisi

0
99
Foto: dok. Istimewa
Dijual Rumah

Buktipers.com – Asahan (Sumut)

Jumasri alias Ijum (42), pelaku pembakaran hingga menyebabkan ibu tirinya tewas, tak lagi bisa lari setelah kedua kakinya ditembak polisi lantaran melawan. Ijum sempat tiga kali kabur ketika dikejar polisi.

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ricky Pripurna Atmaja mengungkapkan, pada Selasa (25/6) seusai kejadian, pihaknya sempat mengetahui posisi Ijum. Namun Ijum melarikan diri terlebih dahulu.

“Unit Jatanras Polres Asahan melakukan penyelidikan di daerah Bunut (Kisaran) dan sekitarnya serta ke Desa Gedangan dan sekitarnya. Namun yang bersangkutan tidak ada di tempat,” kata AKP Ricky, Jumat (28/6/2019) malam.

Kemudian, pengejaran dilanjutkan pada hari Rabu dan Kamis (27/6). Sekitar pukul 10.00 WIB, Unit Jatanras Polres Asahan mendapat informasi bahwa pelaku berada di Jalan Lintas Sumatera Km 35. Ia berada di warung Soleh. Saat dikejar ke lokasi, Ijum telah pergi.

“Hasil koordinasi dengan pihak Polsek Tanah Putih, rumah persembunyian tersangka telah digerebek. Namun pelaku berhasil melarikan diri ke perkebunan warga,” imbuhnya.

Pengejaran pun kembali dilakukan pada Jumat (28/6) oleh Unit Jatanras, yang telah tiba di Balam Km 35 dan berkoordinasi dengan Polsek Tanah Putih. Tim gabungan bersama-sama melakukan pencarian ke lokasi pelarian pelaku.

“Tim menelusuri hutan dan perkebunan arah pelaku kabur. Pada pukul 08.00 WIB, tim melihat pelaku melintas dengan berjalan kaki, kemudian mengejar pelaku dan menangkap pelaku,” bebernya.

Pada saat dilakukan penangkapan, terjadi perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku di bagian kaki. “Pelaku langsung dibawa ke Polres Asahan untuk diperiksa lebih lanjut,” sebutnya.

Dari tangan pelaku, diamankan satu buah tas ransel, dua buah ponsel, dan uang Rp 450 ribu. Dalam pelariannya, Ijum mencukur rambutnya sampai gundul dan kumisnya. Tujuannya untuk mengelabui polisi.

Seperti diketahui, Jumasri alias Ijum membakar Saminem (50), yang merupakan ibu tirinya, di Jalan Mawar, Dusun III, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pulo Bandring, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (25/6).

Peristiwa pembakaran yang menyebabkan Saminem meninggal dunia terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat petugas kepolisian datang, kondisi seluruh tubuh korban dalam keadaan terbakar. Namun ia masih dapat berkomunikasi. Ia pun mengungkapkan siapa pelaku pembakaran terhadap dirinya.

Korban lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS), Kisaran. Setelah mendapatkan perawatan, korban akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Pelaku menyiramkan minyak P****** (merek bahan bakar), lalu membakar korban. Korban pun langsung dibawa ke rumah sakit.

 

Sumber : detik.com