Beranda Pendidikan Pelamar Bakal Calon Rektor Unimed masih Tiga Orang

Pelamar Bakal Calon Rektor Unimed masih Tiga Orang

51
0
Ilustrasi.
Loading...

Buktipers.com – Medan 

Masa penjaringan bakal calon Rektor Unimed periode 2019-2023 akan segera berakhir. Pendaftaran bakal calon (balon) dimulai sejak Jumat (28/12/2018) lalu, dan berakhir pada hari Kamis (10/1/2019).

Penjaringan bakal calon rektor ini dilakukan, sebab masa jabatan Rektor Unimed saat ini, Prof Dr Syawal Gultom MPd, tinggal beberapa bulan lagi.

Kendati lowongan jabatan ini terbuka bagi khalayak umum, namun agaknya sepi peminat. Hingga hari Rabu (9/1/2018), jumlah balon yang mendaftar baru tiga orang.

Ketiga orang tersebut, yakni Prof Dr Muktar MPd, dosen sekaligus Wakil Dekan II pada FMIPA Unimed. Kemudian, Prof Dr Sahat Siagian MPd, Wakil Rektor III Unimed sekaligus dosen pada FT Unimed.

Terakhir, Dr Syamsul Gultom SKM MKes, yang merupakan dosen sekaligus Wakil Dekan II pada Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed.

“Ketiga pendaftar dari Unimed semua,” ucap Kepala Humas Unimed M Surif, Rabu (9/1/2018).

Baca Juga!  Bupati Sergai Peringati Hari Anak Nasional Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2018

Surif mengatakan, ketiga pelamar tersebut menyerahkan berkas pendaftarannya ke sekretariat panitia pemilihan pada hari berbeda. Prof Muktar dan Prof Sahat Siagian menyerahkan berkas pada Selasa (8/1/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.

Sementara, Dr Syamsul Gultom menyerahkan berkasnya pada Rabu (9/1/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dikatakan Surif, apabila sampai batas akhir pendaftaran, Kamis (10/1/2019), jumlah bakal calon yang mendaftar tak lebih dari tiga orang, maka masa penjaringan diperpanjang satu minggu.

“Minimal ada satu orang lagi yang melamar, agar proses berlanjut kepada verifikasi berkas. Sebab, kalau cuma tiga, masa penjaringan terpaksa diperpanjang,” kata Surif.

Surif menjelaskan, jumlah pendaftar harus lebih dari tiga orang. Setidak-tidaknya berjumlah empat orang. Sehingga, tahap penjaringan menjadi sah dan berlanjut ke tahapan berikutnya.

Nama balon yang harus diserahkan ke Kemenristek Dikti RI guna diteliti dan ditetapkan sebagai calon rektor telah ditentukan, yaitu sebanyak tiga nama.

Baca Juga!  Satlantas Polres Simalungun Giat ‘Penling’ di Jalan Rusak, Ajak Masyarakat Tertib Berlalulintas

Pemilihan rektor sendiri rencananya digelar paling lambat pada 30 Mei 2019 mendatang.

Adapun persyaratan untuk mendaftar, antara lain dosen PNS berpangkat serendah-rendahnya Lektor Kepala, berpendidikan Doktor, usia maksimal 60 tahun.

Kemudian, berpengalaman menjadi ketua jurusan/ketua lembaga di PTN atau pejabat eselon II-A di instansi pemerintah, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, serta belum pernah dipenjara.

Para calon pendaftar yang merasa memenuhi syarat kemudian melayangkan surat lamaran dengan melampirkan Daftar Riwayat Hidup, salinan Ijazah Doktor, penilaian sasaran kinerja pegawai dua tahun terakhir, Surat Pernyataan Bersedia Menjadi Calon Rektor.

Selanjutnya, Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba dari dokter pemerintah, Visi-Misi dan Program Kerja, serta surat keputusan tentang jabatan akademik dan pangkat terakhir.

Baca Juga!  Wawako Tanjungbalai Apresiasi Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AL untuk SMA/SMK

Lamaran diantar langsung ke sekretariat panitia pemilihan, Ruang Inherent lantai dua gedung Biro Rektor Unimed.

“Pendaftaran bakal Calon Rektor Unimed terbuka bagi khalayak umum. Tentunya bagi yang memenuhi persyaratan. Jika ada yang berminat dan merasa memenuhi syarat, silakan mendaftar,” pungkas Surif.

Sementara itu, salah satu pelamar, yaitu Prof Dr Muktar MPd, mengaku ikut mendaftar lantaran merasa jiwanya terpanggil untuk memimpin dan membawa Unimed ke arah lebih baik. Ia sendiri, kata dia, baru pertama kali ikut dalam kontestasi tersebut.

Muktar juga mengaku tak memiliki persiapan khusus untuk menghadapi tiap-tiap tahapan pemilihan.

“Saya mendaftar karena merasa terpanggil. Itu saja. Tidak ada persiapan khusus. Sebelumnya, saya sudah berunding juga dengan keluarga, dan keluarga setuju. Mereka mendukung,” ujar Muktar, Rabu (9/1/2019).

Sumber : tribunnews.com

Loading...