Beranda Uncategorized Pelantikan DPC Granat Labuhanbatu : “Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, Raih Peringkat Ketiga...

Pelantikan DPC Granat Labuhanbatu : “Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, Raih Peringkat Ketiga Pengungkapan Kasus”

334
0
IMG-20171209-WA0042
Loading...

BuktiPers.Com – Labuhanbatu (Sumut)

Grafik perkembangan kasus narkoba terus meningkat di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Dimana, pada tahun 2015 pihak Kepolisian masih mengungkap 273 kasus dengan menangkap 404 orang tersangka.

Namun, di tahun 2016 terjadi peningkatan menjadi 364 kasus dengan 476 tersangka. Per 1 Desember tahun 2017 melonjak menjadi 496 kasus dengan 608 tersangka.

“Dari tahun 2015 ke tahun 2016 menaik 91 perkara atau 33,33 persen. Dan tahun 2016 ke 2017 naik sebanyak 132 perkara atau 36,26 persen,” ungkap Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang melalui KBO Sat Res Narkoba Iptu P Purba, Sabtu (9/12/2017) saat Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPC Granat) Labuhanbatu periode 2017-2022 di Gedung Nasional Rantauprapat.

Sedangkan perbandingan jumlah tersangka tahun 2015 ke 2016 naik sebanyak 17,82 persen. Dan tahun 2016 ke tahun 2017 naik 27,73 persen.

Baca Juga!  Ketua BNK Kota Padang, Emzalmy Ingatkan Peredaran Narkoba Di Malam Tahun Baru

Pada tahun 2016, pengungkapan kasus kejahatan narkoba di Labuhanbatu sebanyak 204 kasus. Di Kabupaten Labuhanbatu Selatan 79 kasus, sedangkan di Labuhanbatu Utara sebanyak 81 kasus.

Pada tahun 2017, pengungkapan kasus kejahatan narkoba di Labuhanbatu sebanyak 323 kasus. Di Kabupaten Labuhanbatu Selatan 87 kasus, sedangkan di Labuhanbatu Utara sebanyak 86 kasus.

Dari hasil pengungkapan kasus tersebut pihak sat narkoba polres labuhanbatu mendapatkan posisi ke 3 peredaran narkoba se Sumut. Posisi itu, setelah Medan sebagai rangking pertama dan kedua Kota Tanjung Balai.

“Informasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut, dari 34 kab/kota se Sumut, Kabupaten Labuhanbatu merupakan rangking 3,” kata Ketua DPC Granat Labuhanbatu Khairul Fahmi Lubis dalam kata sambutannya saat Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPC Granat) Labuhanbatu periode 2017-2022, Sabtu (9/12) di Gedung Nasional Rantauprapat.

Baca Juga!  Meriahkan Hari Bakti Adhiyaksa, Kejari Lingga Gelar Jalan Santai Dan Hiburan.

Selain itu, kata dia, Labubanbatu juga jalur masuk narkoba dari Thailand via perairan Sei Berombang.

Menurut dia, peredaran dan penyalahgunaan narkotika merupakan bentuk imperialisame. Penjajahan yang akan berdampak pada generasi muda Indonesia pada 10 tahun mendatang.

“Generasi muda akan hancur dan rusak disebabkan narkoba yang semakin mengkhawatirkan,” katanya.

Bagaimana mengatasinya, kata Fahmi menjadi tangung jawab bersama. Menurutnya, bergandeng tangan antar seluruh elemen masyarakat untuk mengantisipaei. Serta, menjadikan narkoba sebagai musuh bersama.

“Kita deklarasikan bagaimana mencegah dan memberantas narkotika di Labuhanbatu,” harapnya.

Organisasi Granat, kata dia masih muda dan berusia 8 bulan di Labuhanbatu.

Menjadi harapan pihaknya ke Pemkab Labuhanbatu agar BNN ada dan didirikan di Labuhanbatu.

Baca Juga!  Penanganan Pelanggaran Kode Etik Ketua DPRD Palas Tuai Jalan Buntu

“Artinya meskipun ada Kepolisian, tapi adanya BNN akan makin fokus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Granat Sumatera Utara Hamdani Harahap dalam amanatnya mengatakan Granat Labuhanbatu diharap menjadi inisiator, motivator dan merajut kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat untuk menyelamatkan anak bangsa dari bahaya narkoba.

“Granat mengabdi untuk bangsa,” katanya.

Kepada pihak Pemkab Labuhanbatu bersama unsur lembaga lainnya di Labuhanbatu, dia berpesan titip kepengurusan DPC Granat terlantik.

“Dari kualitas, pengurus merupakan sosok-sosok profesional. Sehingga, pengurus tersebut dapat diharapkan memberantas kejahatan narkoba,” paparnya.

Pada kesempatan itu, tampak hadir perwakilan Polres Labuhanbatu, Perwakilan Dandim 0209/LB dan perwakilan BNN Tanjung Balai. (Dian/Red)

Loading...