Pembacokan Berdarah di Kebun Sawit Puring Kencana, Polisi : Pelaku Terbakar Api Cemberu

0
457
Foto tersangka dan ketiga korban pembacokan.
Dijual Rumah

Kapuas Hulu, buktipers.com – Peristiwa berdarah yang terjadi perkebunan kelapa sawit, di Barak Devisi III perkebunan kelapa sawit PT.CNI Bukit Tugak Estate, Desa Sungai Antu, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Senin (3/2/2020), lalu, sekira pukul 17.30 WIB, masih didalami polisi.

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wedy Mahadi, melalui Kasat Reskrim, Iptu Siko Sesaria Putra Suma menyatakan, saat ini kasus penganiayaan berat (pembacokan) tersebut, masih dalam proses penyidikan pihak Kepolisian Polres Kapuas Hulu.

“Kemarin Selasa (4/2/2020), tersangka belum bisa dimintai keterangan, karena masih trauma,” ucap Siko, kepada wartawan, pada Rabu (5/2/2020).

Dikatakan Siko, motif sementara yang diakui oleh tersangka AM (50) yang tega melakukan pembacokan terhadap istri dan dua orang lainnya, dikarenakan cemburu.

“Sementara yang diakui tersangka, menduga kalau istrinya selingkuh. Sehinga melakukan penganiayaan atau pembacokan terhadap istri dan dua orang lainnya,”katanya.

Ditegaskan Siko, kasus penganiayaan ini masih dalam penyidikan pihaknya. Tersangka sudah diamankan ke Polres Kapuas Hulu, tegasnya.

Ditambahkan Siko, atas perbuatannya ada tiga korban yang mengalami luka yang cukup serius, sehingga harus dirawat intensif di rumah sakit.

Untuk istri tersangka (Sunengsih) dan korban Sarinah, dirawat di RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau, untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif karena luka bacok yang dialami keduanya cukup parah.

Sambung Siko, satu korban lainnya, Armin, luka bacoknya tidak terlalu berat, di bagian perut serta tangan. Dan saat ini lagi rawat jalan di rumah, pungkasnya mengakhiri.

 

(Bayu)