Beranda Hukum Pembunuh Lina Ditembak, Korban Dibantai saat Nonton TV

Pembunuh Lina Ditembak, Korban Dibantai saat Nonton TV

88
0
DirKrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Ryan (kemeja putih) saat bertanya kepada Ridwan (duduk) pelaku pembunuhan di Binjai saat paparan di pelataran DitKrimum Polda Sumut, Senin (11/2/2019). TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Loading...

Buktipers.com – Medan (Sumut)

Tim gabungan Krimum Polda Sumut dan Polres Binjai dalam kurun waktu 12 jam, menangkap pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Lina alias Nui Nui (56), warga Jalan Mesjid, Gang Belimbing, Lingkungan III, Kelurahan Pekan Binjai.

Penangkapan tersebut dipaparkan langsung oleh Direktur Ditreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Ryan, di pelataran DitKrimum Polda Sumut.

Ia menyatakan pelaku diketahui bernama Ridwan Wongso (40), warga Jalan Zainal Zakse, Gang Belimbing, Kelurahan Pekan Binjai ini, ditangkap, selang 12 jam usai melakukan aksinya.

“Pelaku ditangkap di kawasan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai, pukul 06.00 WIB tadi,”katanya, Senin (11/2/2019).

Ia mengaku, Ridwan terpaksa dilumpuhkan dengan cara menembak kedua kakinya pascatidak mengindahkan tembakan peringatan petugas saat hendak mengamankan dirinya.

“Motif dari pembunuhan ini ialah murni perampokan,” jelasnya.

Dari pengakuan Ridwan (pelaku), pembunuhan ini dilakukan lantaran korban memiliki utang.

Namun, sambung orang nomor satu di DitKrimum Polda Sumut ini, itu hanya mengada-ngada.

“Karena secara ekonomi, korban nyatanya lebih baik ekonominya dari pelaku. Jadi tidak mungkin korban punya utang dengan pelaku,” terangnya.

Andi menerangkan nyawa korban dihabisi pelaku ketika korban sedang menonton televisi yang berada di ruang tamu.

Baca Juga!  Seorang Remaja Ditemukan Tewas di Kolong Tempat Tidur Temannya

“Korban dihabisi dengan sebilah pisau. Setelah itu korban diseret ke kamar mandi,” ujarnya seraya menyatakan pelaku kabur dengan membawa harta milik korban.

Ia mengaku, pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu unit TV LED 32 Inch, 1 unit sepeda motor Honda Beat, 1 HP Samsung J2, 1 HP Samsung lipat, perhiasan emas (3 cincin, sebuah gelang, dan sebuah kalung), uang Rp 430 ribu, topi, jaket, celana jeans ponggol, plat sepeda motor BK 5073 RAO, ransel, dan kaos lengan pendek.

“Kita juga menangkap tiga penadah hasil curian harta benda korban,”katanya.

Ketiga penadah tersebut, masing-masing, Adi Juharno Manurung (32), warga Kecamatan Bintang Bayu, Sergai (pembeli HP J2), Budi Agus (25), warga Dolok Masihul, Sergai (pembeli TV & HP Samsung lipat), dan Surianto (43), warga Jalan Sudirman, Dolok Masihul, Sergai (pembeli emas).

“Pelaku akan kita kenakan Pasal 365 dan 338 masing-masing dengan ancaman hukuman 15 tahun,”ujarnya.

Lina (57), warga Jalan Mesjid, Gang Belimbing No 22, Lingkungan III, Kelurahan Pekan Binjai, tewas pascarumahnya dirampok.

Baca Juga!  Ada 10 Luka Tusuk pada Wanita Tewas di Apartemen Green Pramuka

Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting menceritakan kali pertama pihaknya mengetahui janda ini meninggal dunia dari masyarakat.

Pertama itu, sambungnya, anak korban yang diketahui bernama Wandyanto menghubungi ibunya, Lina (korban) pada Minggu (10/2/2019) sekitar pukul 11.00 WIB dengan menggunakan handphone.

“Setelah dihubungi secara berulang-ulang oleh Wandyanto anak korban yang berdomisili di Singapura, selanjutnya anak korban menghubungi teman ibunya yang diketahui bernama Lulu. Di situ anak korban bertanya kenapa ibunya ditelpon berulang-ulang, namun tak kunjung mengangkat telpon darinya,”kata Siswanto mengulang perkataan anak korban, Minggu (10/2/2019).

Ia mengaku anak korban meminta teman ibunya Lulu (47) yang merupakan warga jalan Ahmad Yani No 82, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota untuk melihat rumah ibunya melalui sebrang telpon.

“Lulu langsung mendatangi rumah korban dan menggedor pintu rumahnya. Dan ternyata tidak juga dibuka. Lantas Lulu langsung menghubungi Wandyanto untuk memberitahukan bahwa pintu rumah orangtuanya tidak dibuka,”ujarnya.

Mendengar hal itu, Wandyanto menyuruh Lulu untuk memanggil tukang kunci agar rumahnya bisa dibuka.

Akhirnya, sambung Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting, pintu depan rumah korban dapat terbuka. Kemudian, sambungnya, Lulu masuk ke dalam rumah.

Baca Juga!  Dewas BPJS TK Bantah Lindungi Anggota yang Diduga Memperkosa

“Dan setelah membuka pintu, Lulu langsung masuk ke ruang dapur,”katanya.

Ternyata, sambung Siswanto, Lina sudah tidak bernyawa dengan posisi telungkup di kamar mandi dan kepalanya bersimbah darah.

“Kemudian Lulu melaporkan hal tersebut ke Polres Binjai,”ujarnya.

Maka dari itu, katanya, petugas langsung datang ke TKP dan langsung mengidentifikasi mayat korban.

Menurut informasi yang diterima pihak kepolisian, Lina tinggal sebatang kara sementara dua orang anaknya berada di Singapura.

Hasil dari pemeriksaan, masih dikatakan Kasubbag Humas Polres Binjai, Lina terlebih dahulu dianiaya oleh pelaku yang sampai sekarang belum diketahui identitasnya.

“Jadi pelaku langsung mengambil satu unit sepeda motor Honda Beat, satu unit televisi yang berada di rumah korban dan perhiasan yang melekat di badan korban beserta handphone korban,”jelasnya.

Ia menyatakan korban mengalami luka koyak dibagian leher bawah dan selah jari jempol kanan juga mengalami luka koyak.

“Kita juga melihat ada luka tusuk pada bagian dada sebelah kiri,”katanya.

Untuk itu, sambung Siswanto, pihaknya langsung melakukan uji TKP dan berkeyakinan akan menangkap tersangka.

Sumber : tribunnews.com

Loading...