Pembunuhan Sekeluarga di Samosir Terungkap, Orang yang Sudah Meninggal Ditetapkan sebagai Tersangka

0
1767
Kapolres Samosir melalui Kasat Reskrim, AKP Jonser Banjarnahor, Senin (29/10/2018) saat memberi keterangan pers kasus pembunuhan yang menewaskan suami istri dan dua orang anaknya.(foto/hms)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Samosir (Sumut)

Kasus pembunuhan yang merenggut nyawa sekeluarga di Onan Runggu, Kabupaten Samosir hari Rabu, (24/10/2018) lalu akhirnya berhasil diungkap penyidik Polres Samosir.

Melalui keterangan persnya di Mapolres Samosir, Senin (29/10/2018), Kapolres Samosir melalui Kasat Reskrim, AKP Jonser Banjarnahor memberi penjelasan mengenai kasus pembunuhan yang menewaskan suami istri dan dua orang anaknya tersebut.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan penyidik Polres Samosir, dijelaskan, pelakunya adalah James Samosir (JS).

Sedangkan korbannya adalah istri dan dua orang anaknya yang masih berusia di bawah lima tahun (Balita).

Setelah menghabisi istrinya Lina Gultom (29) dan kedua anaknya, Riona Samosir (4) dan Fransiskus Isodorus Samosir (2), kemudian kata Kasat Reskrim, si suami inisial JS bunuh diri dengan cara memukul kepalanya sendiri dengan benda keras, kemudian menyayat nadinya, dan menenggak racun, kemudian JS ikut meninggal dunia.

“Menurut hasil penyelidikan di TKP, dan keterangan dari para saksi-saksi serta hasil otopsi terhadap para korban, keempat orang itu dipastikan meninggal dunia karena dibunuh,” ungkap Kasat.

“Keterangan yang kita dapat dari warga setempat, JS dikenal sebagai orang yang tempramen, kemudian Istrinya Lina Gultom dikenal dengan kondisi bisu,” ungkapnya menambahkan.

Kasat Reskrim juga menerangkan kronologis kejadian ketika menaluikan penyelidikan dari hasil olah TKP dan hasil otopsi dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkari Kota Medan.

Dijelaskannya, saat kejadian ini, JS diduga dalam keadaan mabuk,karena ditemukanya cangkir yang berisikan tuak.

Sebelum bunuh diri, JS terlebih dahulu menghabisi istri dan dua anaknya sekitar pukul 22.00 Wib, kemudian JS mengakhiri hidupnya dengan cara memukul kepala sendiri,menyayat nadi tangan kiri dan meminum racun jenis Gromoxon, dan meninggal sekitar pukul 06.00 Wib di rumahnya Ttempat  terjadinya pembunuhan itu).

Rumah saat itu dalam keadaan terkunci dari dalam, hingga dilakukan pendobrakan untuk bisa masuk ke rumah.

“Keempat korban meninggal karena luka retak di bagian tengkorak kepala, kemudian selain luka sayat pada lengan kiri JS, dalam perutnya ditemukan cairan jenis racun,” kata AKP Josner Banjarnahor.

Beberapa alat bukti yang ditemukan penyidik Polres Samosir di TKP adalah, satu buah broti yang diduga sebagai alat untuk memukul para korban, satu bah pisau penyadap aren yang diduga digunakan untuk menyayat nadi JS, satu botol racun merek Gromoxon, satu gelas berisikan tuak, dan kain yang bergelumuran darah.

“Untuk saat ini JS ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan itu,” tukas Kasat melalui keterangan persnya.(tim)

 

Editor : Maris