Pemerintah Dinilai Kurang Respons Terhadap Anjloknya Harga Sawit

0
205
Loading...

BuktiPers.com – Asahan (Sumut)

Petani kelapa sawit diasahan akhir-akhir ini resah karena mengalami krisis nilai jual TBS (Tandanan Buah Segar) kelapa sawit yang merupakan produk unggulan di Kabupaten Asahan.

Ribuan rumah tangga di Asahan khususnya di daerah perkebunan menyandarkan diri pada kelapa sawit. Saat ini di tengah kemerosotan harga jual TBS yg sangat parah, sebelumnya tinggi sekarang level nilai pembelian TBS pecah dari Rp. 10.00 /kg di tingkat petani, sehingga para petani sawit bisa berbuat apa.

“Ini kan masalah yang harus segera direspon pemerintah baik pusat maupun daerah. Demikian dikatakan Muhammad Rafik Silitonga selaku ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Kabupaten Asahan di balai pertanian para kelompok tani Gonting Malaha Minggu (15/7)

Baca Juga!  EKONOMI SULIT NELAYAN BATUBARA SEMAKIN TEROMBANG-AMBING

Selain itu kata Rafik, Proteksi dari pemerintah, juga lembaga lembaga seperti GAPKI seharusnya bersuara menyuarakan keluhan penderitaan para petani sawit.Bahwa kondisi para petani ada isyarat lampu merah di level akad rumput. Cetus rapik kepada bukti pers.

Bahkan dalam waktu dekat kata rapik, mereka akan melakukan aksi atau protes terhadap pemerintah mengapa kondisi nilai jual TBS kelapa sawit anjlok, apakah CPO indonesia keluar anjloj juga, Saya selaku pelaku juga mengundang rekan2 utk aksi di Medan sebagai bentuk kepedulian kita, dan pendampingan kepada masyarakat. Aksi itu utk mendorong agar pemerintah segera merespon dan bersikap tegas serta memberikan solusi alternatif.katanya.

Ditempat Terpisah Ketua Wilayah Sumut Gapki(Gabungan pengusaha kelapa sawit Indonesia) Ir. Alexander maha ketika di konfirmasi melalui Watssap belum ada memberikan jawaban terkait anjloknya harga tbs.

Baca Juga!  23 Staf PT. Union Sampoerna Triputra Persada, Dididik Kepemimpinan di Rindam XII/Tanjungpura

Hal senada dikatakan Rustam Tambunan (52) warga Gajah Sakti selaku perkumpulan suplayer /agen buah sawit di Asahan, meraka mengeluhkan masalah harga yang terus menerus turun harga tbs, baik harga di Ram, PKS, atau di Belawan katanya. Rustam berharap kepada pemerintah terkhusus kepada Bapak Presiden Ir. Jokowidodo, menteri perdagangan, dan menteri pertanian, serta menteri KLH agar perdagangan kita stabil. Harapnya. (Dirman)

Loading...