Pemkab Labuhanbatu Akan Menggelar Liga Sepak Bola Antar OPD

0
27
Panitia Turnamen Sepak Bola Liga antar OPD, menggelar teknikal meeting dengan perwakilan tim dan official, di Wisma Atlet, Jalan Menara, Kelurahan Bina Raga Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (03/12/2021) lalu.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Panitia Liga Sepak Bola antar OPD, menggelar teknikal meeting dengan perwakilan tim dan official, di Wisma Atlet, Jalan Menara, Kelurahan Bina Raga Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (03/12/2021) lalu.

Liga sepak bola antar OPD ini diikuti dari perangkat daerah khusus di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu, dan memperebutkan Piala Bupati Labuhanbatu Tahun 2021.

Ketua Panitia, Ir David Siregar,M.AP, melalui Sekretaris Syahrizal Hasibuan, SE dalam sambutannya menyampaikan, liga sepakbola antar OPD ini digelar guna menjalin silaturahmi dan kebersamaan melalui olahraga di jajaran Pemkab Labuhanbatu.

“Peserta turnamen sepakbola Liga OPD ini hanya diikuti dari perangkat daerah Labuhanbatu saja, termasuk Camat,” jelas Syahrizal.

Kata Rizal, liga OPD nantinya digelar pada 6 Desember mendatang, yang akan berlangsung di Stadion Binaraga Rantauprapat dan dipastikan akan selesai sebelum penerapan level 3 PPKM.

“Kita selaku panitia memastikan, turnamen ini akan selesai sebelum penerapan level 3 PPKM,” tegasnya.

Untuk itu, ia berharap seluruh panitia yang terlibat maupun peserta, agar selalu mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan oleh pihak kepanitiaan.

Sementara itu, pihak Polres Labuhanbatu, melalui Unit 3 Satintelkamnya meminta kepada panitia agar dalam pelaksanaan kegiatan ini juga berkoordinasi dengan tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu.

“Saya harap, kita khususnya yang hadir di sini nantinya dalam pelaksanaan kompetisi tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” tegasnya.

Kepada wartawan, disebutkan Anwar Pohan, selaku koordinator wasit, ada beberapa peraturan yang disepakati di dalam kompetisi liga OPD ini. Diantaranya, sistem yang dipakai dalam kompetisi tersebut adalah sesuai dengan peraturan PSSI dan panitia.

Anwar juga mengatakan, permainan menggunakan sistem setengah kompetisi. Pemain yang terdaftar juga harus memiliki surat tugas (SPT) di mana yang bersangkutan bertugas.

“Untuk jumlah pemain, satu tim maksimal 20 orang. Dimana, 11 orang main dan 9 lagi cadangan,” terangnya.

Selain itu, Anwar juga mengimbau kepada seluruh peserta agar pemain cadangan yang berada di bench menggunakan rompi, untuk mempermudah pihaknya memantau jalannya pertandingan.

Di sisi lain, Ketua Askab PSSI Labuhanbatu, Muhammad Ikhsan Nasution, S.Pd, sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan liga OPD tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu pihaknya, dalam memajukan olahraga khususnya sepakbola di Labuhanbatu.

“Kita dari Askab sangat mengapresiasi liga ini karena baru pertama kali diadakan di Labuhanbatu sepakbola seperti ini. Mudah-mudahan kompetisi ini berjalan baik dan lancar,” harapnya.

Ikhsan juga menambahkan, semoga usai kompetisi ini para OPD lebih memperhatikan lagi kemajuan olahraga sepakbola di Kabupaten Labuhanbatu.

Tampak hadir pada kegiatan ini, Ketua KNPI Labuhanbatu, Romario Simangunsong dan perwakilan tim/official peserta liga OPD jajaran Pemkab Labuhanbatu.

 

(Syafii Harahap)