Pemkab Samosir Sita 1.000 Bibit Ikan Predator yang Hendak Ditabur Mahasiswa UMBP Medan ke Danau Toba

0
1
1.000 ekor bibit ikan patin disita Dinas Ketapang dan Pertanian Pemkab Samosir dari BEM UMBP Medan. HO
Dijual Rumah

Samosir, buktipers.com – Pemkab Samosir pada Sabtu (4/6/2022) kemarin menyita 1.000 ekor bibit ikan patin yang akan ditabur ke Danau Toba oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mandiri Bina Prestasi (UMBP) Medan.

Diketahui, bahwa ikan patin ini adalah jenis ikan predator.

Jika bibitnya ditabur ke Danau Toba, dikhawatirkan akan merusak dan mengganggu keragaman hayati yang ada di dalamnya.

Sehingga, penyitaan terpaksa dilakukan terhadap 1.000 ekor bibit ikan patin tersebut.

“Bibit tersebut ditahan, dan akhirnya diamankan setelah adanya kesepakatan dengan BEM (UMBP Medan) tersebut,” kata Plt Kadis Kominfo Kabupaten Samosir, Ricky Rumapea, Minggu (5/6/2022).

Ricky mengatakan, memang niat mahasiswa UMBP Medan itu baik.

Tapi, kata dia, tidak bisa sembarangan menabur bibit ikan di Danau Toba.

Apalagi, saat ini perairan kawasan Danau Toba tengah diguncang dengan kehadiran ikan iblis merah atau ikan red devil.

Jika muncul ikan predator baru, dikhawatirkan habitat ikan alami Danau Toba akan habis dimangsa.

“Sifat ikan (patin) ini kan omnivora atau pemakan segalanya termasuk tumbuhan, juga akan membuat ikan ini cenderung merusak tumbuhan air yang merupakan sarang ikan (tempat memijah, pengasuhan anakan),” timpal Plt Kadis Ketapang dan Pertanian Pemkab Samosir, Tumir Gultom.

Ia mengatakan, setelah menyita bibit ikan predator tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara.

“Keterlibatan seluruh pihak memang sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan Danau Toba. Tanggung jawab ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi juga masyarakat,” tuturnya.

Tumiur kembali mengimbau, agar masyarakat tidak sembarangan mengambil tindakan di kawasan Danau Toba.

Jika ingin melakukan sesuatu, atau semisal ingin menabur benih ikan, sebaiknya berkoordinasi dengan pihak terkait.

Setelah sempat heboh, bibit ikan yang disita awalnya akan dikembalikan ke mahasiswa UMBP Medan.

Namun mahasiswa UMBP Medan mengatakan bibit ikan itu tidak bisa dikembalikan lagi ke penangkaran.

Alhasil, bibit ikan diserahkan ke Dinas Ketapang dan Pertanian Pemkab Samosir.

 

Sumber : tribunnews.com