Pemuda Asal Pinangsori Ini Ingatkan Peran Anak Muda dalam Pemilu 2019

0
284
Imran Syaputra
Dijual Rumah

Buktipers.com –  Tapteng (Sumut)

Bagaimana anak muda dalam pemilihan  di Indonesia, khususnya di daerah daerah?

Tentunya, sebagai warga negara, mereka memiliki peran, hak, dan kewajiban yang sama dengan orang dewasa sekalipun.

Namun dalam tahun ini, para  calon wakil rakyat yang hendak bertarung ke kursi dewan,  tampak kurang memberi perhatian yang cukup kepada anak-anak muda di dapilnya masing – masing.

Padahal, menurut Komisi Pemilihan Umum, jumlah pemilih muda dengan rentang usia 17-30 tahun ada lebih 27,3 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Imran Syaputra, salah seorang pemuda asal Pinangsori, mengatakan, bahwa pemuda dalam Pemilu sangat potensial untuk mendulang suara.

Katanya, agar di kecamatan Pinangsori ini, para pemuda maupun putra Pinangsori yang saat ini ikut dalam pertarungan menuju kursi dewan (calon legislatif) bisa menggali dan merangkul para pemuda – pemudi yang ada di daerah ini.

“Keikut sertaan anak muda berpartisipasi dalam ajang pesta 5 tahunan sudah saatnya diperhitungkan, apalagi di kecamatan kita ini. Kalau bisa, kita anak – anak muda ini bisa mengadakan dialog bertajuk peranan pemuda dalam pemilihan, baik dari segi partisipasi, menjadi petugas penyelenggara, maupun menjaga kekondusifpan Pemilu itu sendiri,”ujarnya.

Saya rasa para pemuda di wilayah Pinangsori ini  lumayan banyak , ini dapat kita lihat dihampir setiap wilayah, kata Imran Syaputra, di Kecamatan Pinangsori, kabupaten  Tapanuli Tengah, Jumat (8/2/2019).

Acara ini dimaksud,  untuk melihat rencana setiap caleg dalam mengakomodir kebutuhan dan hak anak muda di Tapanuli Tengah, terutama di Kecamatan Pinangsori, ketika sudah terpilih kelak. Dan melihat keseriusan para penyelenggara Pemilu yang terpilih dalam melaksanakan tupoksinya masing – masing,  tambahnya lagi.

Dan kegiatan diskusi ini diagendakan mempertemukan panelis-panelis muda dari berbagai latar belakang dan profesi dengan para penyelenggara Pemilu, baik Panwaslu Kecamatan, maupun PPK. Dan bila memungkinkan akan dihadirkan para pelajar setingkat SMA/SMK yang telah memperoleh hak suara serta para caleg dari dapil ini.

Menanggapi usul dari Imran Syaputra, Ketua Panwaslu Kecamatan Pinangsori, menyambut baik, namun dia berharap tetap berpedoman pada peraturan yang ada.

“Kalau kita dari Panwaslu Kecamatan, kita siap dan pastinya tidak menyimpang dari norma dan peraturan pemilih di negara kita ini. Dan jangan menjadi ajang kampanye calon calon tertentu. Jadi kita tetap netral ,”ungkap Irvan.

Usul kegiatan ini masih dalam tahap wacana, dan Imran berharap ini dapat didukung oleh semua pihak.

“Ini masih wacana, dan semoga kegiatan ini nantinya bisa terealisasi dalam waktu dekat ini. Dan kita juga berharap agar semua pihak bisa bekerjasama, “ujarnya. (Job Purba)