Penampakan Barang Bukti Ayah di Riau Dibunuh Gegara Tak Beri Restu Nikah

0
1
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di kasus pembunuhan karena permintaan menikah ditolak di Rokan Hulu, Riau. Salah satunya adalah dodos. (dok Istimewa)
Dijual Rumah

Pekanbaru, buktipers.com – Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di kasus pembunuhan karena permintaan menikah ditolak di Rokan Hulu (Rohul), Riau. Salah satu barang bukti yang diamankan adalah dodos.

Dodos ialah alat yang biasa dipakai untuk memanen kelapa sawit.

Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto mengatakan barang bukti diamankan berupa baju, celana, dan dodos. Khusus untuk dodos diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Barang bukti ada dodos bergagang kayu, panjangnya lebih-kurang 4 meter,” kata AKBP Wimpi saat dikonfirmasi detikcom, Senin (1/11/2021).

Pelaku Pakai Dodos Korban

Dodos maut itu ditemukan polisi setelah dibuang pelaku di parit. Hasil pemeriksaan, dodos diketahui milik korban dan diambil oleh pelaku setelah permintaan menikah ditolak.

“Dodos punya korban, ada di rumah itu,” sambung mantan Kapolres Kepulauan Meranti tersebut.

Selain dodos, barang bukti lain yang diamankan berupa pakaian korban dan pakaian pelaku. Khusus pakaian korban terlihat sudah berlumuran darah.

“Barang bukti lain ada celana korban yang berlumuran darah. Termasuk kaos warna putih milik pelaku dan celana pendek milik pelaku,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, pemuda bernama Niko Tampubolon (21) nekat membunuh Pangalop Gultom (51). Aksi itu dilakukan karena pelaku tidak mendapat restu untuk menikah dengan anak korban, RG (28).

Korban Tak Restui Pernikahan Putrinya dengan Pelaku

Pembunuhan sadis terjadi pada Sabtu (30/10) lalu, sekitar pukul 12.30 WIB. Pelaku awalnya datang ke rumah korban di Desa Kasang Padang, Bonai Darussalam, Riau.

Pelaku mendatangi rumah korban dengan tujuan minta restu agar bisa menikah dengan anak korban. Akan tetapi, korban tidak menghendaki.

Saat itu langsung terjadi adu mulut korban dengan pelaku. Tak lama kemudian, pelaku melakukan penganiayaan menggunakan alat dodos yang biasa digunakan untuk panen kelapa sawit.

“Penganiayaan menggunakan alat dodos sawit menyebabkan korban meninggal di lokasi,” kata Wimpi.

 

Sumber : detik.com