Beranda Nasional Penanganan Pasien B br Sitanggang, RSUD dr. Hadrianus Sinaga Akui Masih Harus...

Penanganan Pasien B br Sitanggang, RSUD dr. Hadrianus Sinaga Akui Masih Harus Berbenah

920
0
IMG-20170718-WA0005

Bukti Pers – Samosir (Sumut)

Pemberitaan yang kontrofersial terkait pelayanan Rumah Sakit dr. Hadrianus Sinaga pada media cetak maupun online yang disebut-sebut tidak profesional dalam menangani pasien.

Sebelumnya diberitakan bahwa karena merasa tidak puas dengan layanan medis atas perawatan terhadap B br Sitanggang, pihak keluarga meminta rujukan ke RS. Pringadi Medan.

Ketika pihak Rumah Sakit dr. Hadrianus Sinaga Samosir dikonfirmasi, Selasa (18/7/2017) mengenai pelayanan medis pada pasien B br Sitanggang, Elias C Sinuraya sebagai Kepala Tata Usaha Rumah Sakit dr. Hadrianus Sinaga, menjelaskan kronologisnya bahwa pada tanggal 12 Juli 2017, ibu B.Sitanggang masuk Rumah Sakit dr. Hadrianus Sinaga pada jam 13:00 WIB, langsung masuk UGD dengan status jaminan BPJS.

Baca Juga!  Ratusan Yatim Piatu Dan Lansia Menerima Bingkisan Dari Kartini Perindo

Pada saat di UGD disarankan oleh pihak Rumah Sakit agar pasien langsung dilanjutkan tindakan operasi, sambil menunggu keputusan pihak keluarga pihak Rumah Sakit memindahkan pasien ke kamar kelas 1-2 pada jam 21:00 dan langsung ditangani dr. Anrijal.

Pada awalnya komunikasi antara keluarga, pasien dan dokter Anrijal berjalan baik bahkan standar pelayanan Rumah Sakit menurut dr. Anrijal sudah terpenuhi termasuk nutrisi melalui infus sudah lengkap, terlihat pada pasien yang sudah dapat duduk. Namun pada tanggal 13 Juli 2017 keluarga pasien meminta rujukan ke RS. Pringadi Medan.

Ditanya prihal sakit si pasien, pihak Rumah Sakit hanya menjelaskan bahwa pasien mengalami usus buntu tanpa menerangkan seberapa parah dan mengapa harus puasa sampai lebih 6 jam.

Baca Juga!  Gedung Rawat Inap RSUD Pandan Diresmikan, Ini Pesan Bupati Tapteng

“Itu rahasia medis dan hanya dokter yang bersangkutan yang bisa menjawab,” ujar Elias.

Direktur RS. dr. Hadrianus Sinaga, dr Priska Situmorang ketika dihubungi melalui selularnya mengatakan bahwa lambatnya perlakuan terhadap pasien B br Sitanggang karena belum adanya persetujuan dari pihak keluarga untuk dilaksanakannya operasi, padahal sudah banyak terjadwal operasi untuk pasien lainnya dan hal tersebut dikatakannya sudah diberitahukan kepada keluarga pasien.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa kejadian terhadap pelayanan pasien B br Sitanggang merupakan pengalaman dan akan dijadikan masukan serta berusaha membuat pelayanan yg terbaik di RS dr Hadrianus Sinaga.

Pihak Rumah Sakit mengakui masih harus berbenah termasuk penambahan ruang operasi guna peningkatan pelayanan dan keprofesionalan, oleh karena itu pihak Rumah Sakit siap menerima masukan ataupun keritikan yang membangun. (JS/Red)

Loading...