Penangkapan Judi Togel di Samosir Jangan Jurtul Saja, Tangkap Bandarnya!  

0
505
Pengurus IWO Samosir.(foto/ist)
Dijual Rumah

Buktipers – Samosir (Sumut)

Pemberantasan judi toto gelap (Togel) di Kabupaten Samosir diharapkan jangan hanya menangkap juru tulis (jurtul) saja, demi memberantas judi Togel sampai ke akar-akarnya, bandar besarnya juga harus ditangkap.

Pernyataan ini disampaikan jurnalis yang tergabung dalam organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Samosir, dalam mengapresiasi kerja polisi yang sangat serius memberantas perjudian di Samosir.

“Kita mendukung penuh Polres Samosir memberantas segala bentuk judi di Samosir. Namun penangkapan hendaknya tidak sebatas pada juru tulis togelnya, yang hanya orang suruhan, tapi harus diiringi penangkapan terhadap bandar togel, ” ujar Ketua IWO Samosir, Fernando Sitanggang SH.MH, Jumat, (12/10/2018) lalu di Kantornya Jalan Raya Simanindo, Desa Saitnihuta, Kota Pangururan.

Penegasannya itu dikemukakan menyikapi penangkapan seorang jurtul kemudian diberitakan beberapa media, dengan barang bukti uang hanya Rp10 ribu.

Sebelumnya diberitakan media ini, seorang ibu yang mempunyai 4 anak sangat sedih ketika suaminya dikurung di penjara akibat ditangkap aparat Polres Samosir dengan dugaan penulis togel, dengan bukti uang dari tangkapan itu hanya Rp10 ribu.

Judi katanya memang harus diberantas, tapi bagaimana cara memberantasnya agar tidak tumbuh kembali? Tentu bandarnya yang harus diringkus kemudian dihukum berat.

“Saya prihatin melihat ibu itu, dia harus banting tulang sendiri menafkahi keempat orang anaknya yang masih kecil dan balita,” tambah Fernando dengan nada prihatin.

Sebagaimana pemberitaan media, pada hari Senin bulan Septembeter lalu, Polres Samosir menangkap seseorang yang diduga penulis togel berinisial JN dengan barang bukti Rp10 ribu di Desa Sitonggi Tonggi, Kecamatan Ronggurnihuta, Kabupaten Samosir.

“Sebenarnya uang itu diminta suamiku sewaktu dia main seruling, dari saya untuk membeli rokoknya, ” ujar istrinya.

Penangkapan ini dibenarkan oleh Kapolres Samosir melalui Kasat Reskrim nya, AKP.Jonser Banjarnahor pada Kamis (10/10/ 2018).

“Memang benar adanya penangkapan kasus perjudian togel pada hari Senin tanggal 17 September 2018 lalu di Desa Sitonggi Tonggi, Kecamatan Ronggurnihuta, inisial JN.

Penangkapan itu katanya, dilakukan karena adanya informasi yang didapat anggotanya, kemudian barang bukti juga sudah memenuhi syarat untuk dilakukan penahanan.

Terkait pengakuan ibu dari 4 orang anak itu, AKP Jonser Banjarnahor mengakui tidak mengetahuinya.

“Saya tidak mengetahui tentang informasi itu, nanti akan kita selidiki kebenarannya,”. tutupnya.(tim)

 

Editor : Maris