Pendaftaran KIP Kuliah SBMPTN Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

0
4
Pendaftaran KIP Kuliah. Foto: Tangkapan layar Puslapdik Kemendikbud RI
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka untuk jalur SBMPTN 2022 dibuka mulai hari ini, Selasa (22/3/2022). Peserta dapat melakukan registrasi melalui laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id.

KIP atau Kartu Indonesia Pintar Kuliah merupakan program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan SMA/sederajat yang memiliki potensi akademik baik tetapi terkendala ekonomi.

Program ini dikelola oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Besaran Dana KIP Kuliah

Penerima KIP Kuliah akan dibebaskan dari biaya pendaftaran UTBK SBMPTN. Setelah diterima di perguruan tinggi lewat jalur tersebut, mahasiswa akan dibebaskan dari biaya kuliah selama masa studi normal untuk setiap jenjang.

Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan bantuan biaya hidup setiap bulannya. Mulai tahun akademik 2021/2022 Puslapdik telah menetapkan biaya ini berdasarkan besaran harga lokal dari masing-masing wilayah perguruan tinggi. Berikut selengkapnya:

-Wilayah klaster 1: Rp 800 ribu per bulan

-Wilayah klaster 2: Rp 950 ribu per bulan

-Wilayah klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan

-Wilayah klaster 4: Rp 1,25 juta per bulan

-Wilayah klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

Syarat KIP Kuliah

Berikut syarat pendaftaran KIP Kuliah jalur SBMPTN 2022 merujuk pada Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2022 yang dirilis oleh Puslapdik. Syarat ini juga berlaku untuk seluruh jalur penerimaan mahasiswa baru:

  1. Merupakan siswa SMA atau sederajat yang lulus atau akan lulus pada tahun berjalan atau telah dinyatakan lulus maksimal dua tahun sebelumnya, serta memiliki NISN, NPSN dan NIK yang valid.
  2. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah.
  3. Siswa SMA/ SMK/ MA atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan dengan potensi akademik baik dan memenuhi salah satu dari lima kriteria berikut:

-Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP)

-Berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH)

-Keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

-Mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan

-Mahasiswa dari keluarga yang masuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

  1. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.

Cara Daftar KIP Kuliah untuk Jalur SBMPTN 2022

Tata cara pendaftaran KIP Kuliah untuk seluruh jalur masuk baik SNMPTN, SBMPTN, SBMPN, dan Mandiri dilakukan secara online melalui laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id, klik Daftar/Masuk untuk membuat akun.
  2. Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan alamat email aktif, disarankan akun email Gmail.
  3. Buka email dari KIP Kuliah dan log in di laman KIP Kuliah. Email dikirimkan maksimal 1 x 24 jam.
  4. Setelah log in, jika muncul status akun Terdata DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), akan muncul tab komponen Biodata, Keluarga, Prestasi, dan Rencana.
  5. Jika sudah terdata DTKS di Kementerian Sosial (Kemensos) tapi di laman KIP Kuliah diidentifikasi sebagai akun belum terdata DTKS, tekan tombol sinkronisasi di kanan atas untuk pengecekan sistem ke DTKS berdasarkan NIK.
  6. Jika belum terdata DTKS Kemensos dan muncul status akun belum terdata DTKS, loncat ke poin 15.
  7. Bagi siswa dengan status akun Terdata DTKS, isi komponen Biodata dengan data riil. Beberapa data dasar diambil dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Electronic Management Information System (EMIS). Jika tidak sesuai dengan data yang benar, kontak operator sekolah untuk revisi data. Jika siswa pendaftar sudah lulus, revisi mandiri di laman Verval Data Kemdikbud https://pd.data.kemdikbud.go.id/vervalLulusan/
  8. Jika melakukan revisi, setelah data berubah di Dapodik/EMIS, klik tombol Sinkronisasi Ulang Dapodik. Sistem akan mengambil data terakhir yang ada di Dapodik.
  9. Isikan tab komponen Keluarga dengan data sebenarnya.
  10. Isikan tab komponen Prestasi dengan data 3 prestasi paling unggul. Data prestasi merupakan salah satu pertimbangan perguruan tinggi tujuan untuk proses validasi siswa
  11. Isikan tab Rencana mulai dari gambaran tempat tinggal ketika sudah diterima di perguruan tinggi, dukungan, transportasi dari asal daerah, transportasi harian, dan biaya transportasi
  12. Jika semua data sudah terisi, akan muncul tab menu Seleksi. Siswa bisa klik Daftar untuk mendaftar KIP Kuliah jalur SBMPTN 2022. Peserta bisa ikut semua jalur seleksi yang tersedia sesuai jadwal pembukaan masing-masing.
  13. Jika berkas sudah lengkap, akan muncul tab komponen Cetak Kartu Peserta dan Cetak Formulir berisi kartu peserta KIP Kuliah dan Formulir Pendaftaran. Keduanya akan digunakan juga untuk registrasi ulang jika diterima di perguruan tinggi dengan KIP Kuliah.
  14. Di kartu peserta KIP Kuliah, akan muncul nomor KIP Kuliah siswa, nomor Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau status DTKS-nya (terdaftar/tidak).
  15. Jika belum terdata DTKS Kemensos, akan muncul tab komponen Ekonomi, Rumah dan Aset.
  16. Isikan data Ekonomi termasuk dokumen pendukung keadaan ekonomi dari kelurahan atau lainnya.
  17. Isikan data Rumah beserta foto dengan keadaan sebenar-benarnya untuk mengantisipasi validasi dari perguruan tinggi.
  18. Isikan data Aset dengan data sebenar-benarnya, seperti barang berharga, emas, sepeda motor, becak, dan lain-lain.
  19. Siswa melakukan finalisasi pendaftaran dengan melengkapi berkas pendaftaran KIP Kuliah dan pilih jalur seleksi yang akan diikuti, yaitu SBMPTN.
  20. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran SBMPTN 2022 di portal LTMPT.
  21. Calon penerima KIP Kuliah yang sudah diterima di perguruan tinggi dapat menjalani verifikasi lebih lanjut oleh pihak perguruan tinggi sebelum diusukan sebagai calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.

 

Sumber : detik.com