Pendukung Pengedar Sabu yang Menyerang Polisi Hingga Luka-luka Masih Berkeliaran

0
1
Wajah para pelaku yang serang polisi saat penggerebekan narkoba... TRIBUN MEDAN/HO
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Sejumlah pendukung pengedar sabu yang sempat menyerang petugas Sat Res Narkoba Polrestabes Medan saat penggerebekan narkoba di Kecamatan Percut Seituan masih berkeliaran.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lainnya.

“Masih kita kejar yang lainnya, ada lebih dari lima sudah muncul nama-nama nya,” kata Fathir kepada Tribun-medan.com, Minggu (24/7/2022).

Ia mengatakan, pascakejadian penyerangan, petugas langsung meringkus tiga orang pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Ketiga pelaku yakni, Syafrizal, Bobi dan Tengku.

“Masih tiga orang yang diamankan, ini masih kita lakukan pengembangan lagi untuk mencari pelaku yang lain,” sebutnya.

Fathir mengungkapkan, akibat dari penyerangan tersebut, satu orang anggota Polrestabes Medan mengalami luka parah, dan terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

“Anggota yang luka berat cuma satu orang, itu lukanya dibagian kepala ada dua kaitan, kemudian tangan dan kakinya,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa saat ini anggotanya tersebut telah membaik dan tidak lagi dirawat di rumah sakit.

“Untuk anggota yang luka sudah pulang dari rumah sakit,” ungkapnya.

Sebelumnya, peristiwa ini terjadi ketika personel Sat Narkoba Polrestabes Medan berupaya menangkap bandar narkoba, di Jalan Perjuangan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (18/7/2022) kemarin.

Kemudian petugas menuju ke lokasi dan melakukan penyamaran transaksi dengan tersangka Hayatuddin.

Setelah didapat barang ia pun langsung ditangkap.

Selanjutnya polisi melakukan pengembangan terhadap target lain bernama Balula dan menemukan barang bukti diduga sabu-sabu 2 paket, 5 butir ekstasi dan ratusan plastik bening.

Di sinilah Polisi mendapat perlawanan dari masyarakat sekitar.

Polisi yang berada di lokasi dilempari warga.

Tak cuma itu, polisi juga digebuki massa menggunakan balok supaya Balula dilepaskan lagi.

Melihat situasi tidak kondusif maka petugas keluar dari lokasi dan menunggu bantuan pasukan dari Sat Res Narkoba, Sat Sabhara Polrestabes Medan, dan Polsek Percut Sei Tuan.

Setelah bantuan pasukan tiba di lokasi rupanya mobil operasional anggota pun sudah dirusak dan digulingkan warga.

Dari tersangka Hayatuddin polisi mengamankan dua klip sabu-sabu seberat 2,6 gram dan satu handphone.

Sementara dari tersangka Balula, selain narkoba polisi mengamankan batu bata dan balok kayu yang digunakan menghantami personel Satnarkoba Polrestabes Medan.

Sejumlah warga yang tinggal di Desa Pekan Jumat, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang bertindak arogan.

Warga melakukan penyerangan terhadap aparat kepolisian dari Sat Res Narkoba Polrestabes Medan, yang hendak menangkap gembong narkoba.

Saat polisi hendak membekuk gembonng narkoba, tiba-tiba petugas diserang warga.

Mobil jenis minibus warna hitam BK 1138 QQ dibalikkan ke dekat comberan.

 

Sumber : tribunnews.com