Pengakuan Jamsin yang Habisi Ayah Kandung Gegara Tak Dibiayai Nikah

0
145
Jumpa pers kasus anak bunuh ayah kandung di Kabupaten Semarang. Foto: Aji Kusuma Admaja/detikcom
Dijual Rumah

Buktipers.com – Semarang

Jamsin tertunduk lesu saat berhadapan dengan awak media di Halaman Polres Semarang. Bahkan, Jamsin tak bisa membendung air mata ketika polisi menunjukkan balok yang ia gunakan untuk menghabisi nyawa ayah kandungnya, Slamet.

“Saya menyesal sudah membunuh ayah saya (Slamet). Sebenarnya saya hanya ingin menikah,” jelas Jamsin.

Hal ini disampaikan Jamsin kepada awak media dalam jumpa pers di Polres Semarang, Jumat (5/4/2019).

Kasatreskrim Polres Semarang, AKP David Widya Dwi Hapsoro, menjelaskan bahwa ada dua pasal yang akan menjerat tersangka Jamsin. Kedua pasal tersebut adalah pasal 351 Ayat (3) tentang Pembunuhan dan Pasal 44 Ayat (3) tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

“Tersangka kami jerat dengan dua pasal yakni terkait pembunuhan dan kekerasan dalam rumah tangga. Hukuman bisa lebih dari 15 tahun karena korban masih ada hubungan saudara dengan tersangka,” jelas AKP David.

Ia melanjutkan bahwa pembunuhan yang dilakukan Jamsin tidak direncanakan. Tersangka memiliki dendam terhadap ayahnya lantaran tak diberi biaya untuk menikah.

“Tersangka mengaku pernah melihat korban memberi saweran saat menonton dangdut. Nah dari situ tumbuh rasa sakit hati terhadap korban yang enggan memberi biaya pernikahan terhadap tersangka tetapi mampu memberi saweran,” ungkap David.

Ditambah lagi, Jamsin sedang dalam pengaruh alkohol saat peristiwa itu terjadi.

“Sepulang pesta tuak, tersangka menginap di rumah buliknya. Lalu dalam kondisi mabuk berat itu tersangka teringat sakit hatinya dengan Slamet lantaran tidak diberi biaya untuk menikah. Dalam kondisi pengaruh alkohol, Jamsin menuju rumah Slamet dengan membawa balok. Setelah tiga kali pukulan, Jamsin meninggalkan Slamet yang bersimbah darah,” tandas David.

Sumber : detik.com