Pengedar Sabu Diamankan Usai Transaksi dengan Personil Polres Labuhanbatu

0
4
Polres Labuhanbatu saat menggelar press release.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti, SIK, melalui KBO Res Narkoba, IPTU Elimawan Sitorus,S.H, M.H, ungkap kasus Narkotika jenis sabu, setelah berhasil mengamankan pelaku kurir sabu, warga Deli Serdang.

Pengungkapan diawali penyelidikan  pada hari Sabtu, 09 September 2022 lalu dan berhasil ditangkap satu orang pelaku berinisial AAN (41 Tahun), warga Dusun Jalan Stadion Desa Tanjung Garbus I, Kecamatan Lubuk Pakam,  Kabupaten Deli Serdang yang berdomisili di Jalan HM. Said, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Adanya informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya, memberitahukan kepada IPDA Sujiwo S.Priyono S.Tr.K  dan tim, Aipda Henky Dalimunte tentang maraknya peredaran narkoba.

Lalu, pada Jumat, 09 September 2022, sekitar pukul 19.30 WIB, tim yang dipimpin Kanit Idik II, Ipda Sujiwo S. Priyono. S. Tr.K melakukan penindakan, di Jalan HM. Said, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Adapun tersangka yang diamankan berinisial AAN, dan juga disita barang bukti berupa 4 (empat) bungkus plastik plastik klip tembus pandang berisi narkotika jenis sabu seberat 193,92 gram netto, 1 (satu) buah plastik warna merah dibalut lakban warna coklat, 1 (satu) buah plastik warna kuning, 1 (satu) unit handphone android rusak (pecah layar) dan 1 (satu) unit sepeda motor merk honda beat warna hitam.

Kemudian petugas membawa pelaku berikut barang bukti ke kantor Sat Res Narkoba Polres Labuhanbatu guna proses hukum lebih lanjut. A

Pelaku AAN mengaku baru pertama kali mengedarkan sabu.

Barang haram itu didapatnya dari laki – laki berinisial “R” dan mengakui akan memperoleh keuntungan sebesar Rp. 5.000.000. (lima juta rupiah).

Alasan pelaku mengedarkan sabu untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Pelaku melanggar pasal tindak pidana tanpa hak melawan hukum membeli, menerima, menyerahkan, memiliki, menyimpan, menguasai, menjual atau sebagai perantara jual beli Narkotika jenis sabu, sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) dan Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara .

 

(Syafii Harahap)