Penggunaan Dana Desa Situngkir Diduga Abaikan Skala Prioritas Desa

0
510
Proyek ini diduga menggunakan dana desa.(foto/H.st/kolaseBB)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Samosir (Sumut)

Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Situngkir, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir sebesar Rp526 juta tahun anggaran 2018 ini, pengalokasian dan peruntukannya diduga tidak memedomani aspek skala prioritas.

Dugaan ini mencuat setelah wartawan melihat bahwa penggunaan ADD di Situngkir, dipergunakan untuk membangun tembok penahan Pantai Indah Situngkir (PIS) Kecamatan Pangururan.

Padahal, pantai PIS ini seyogyanya menjadi proyeknya Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir yang lokasinya berjaak 50 meter dari garis pantai Situngkir.

Seorang pegawai Dinas Pariwisata Samosir, P.Manurung  terlihat ada di lokasi dibangunnya proyek penahan itu.

Dimintai tanhgapannya, P.Manurung menerangkan, tembok penahan itu bertujuan untuk kepentingan pariwisata dan nanti akan dibuat menjadi taman.

“Setelah siap ditembok trus nanti ini akan ditimbun dan dibuat menjadi taman,” kata P.Manurung.

Sekretaris Desa Situngkir saat dikonfirmasi tanggal 30 Oktober 2018 lalu di kantor Kepala Desa Situngkir, mengatakan, pengalokasian dana desa sebesar Rp526 juta itu merupakan hasil Musrembang,

“Pengalokasian dana desa itu merupakan hasil dari Musrembang yang kita laksanakan,” katanya ketika itu.

Tapi ketika wartawan memintanya untuk menunjukkan daftar hadir pada saat dilaksanakannya Musrembang desa itu, Sekdes dan pegawai lainya berusaha mencari daftar hadir tersebut, tapi tidak menemukanya.

Padahal dalam penggunaan dana desa itu termasuk keharusan menggunakan untuk pekerjaan yang prioritas, sudah diatur melalui Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendes PDTT) No. 19 tahun 2017.

Penetapan prioritas penggunaan dana desa ini bertujuan sebagai pedoman dan acuan bagi penyelenggaraan kewenangan, acuan untuk Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam menyusun pedoman teknis penggunaan dana desa, dan acuan bagi Pemerintah Daerah dan Pusat dalam pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penggunaan dana desa.

Dalam Bab 3 Pasal 4 dijelaskan lima point prioritas dalam penggunaan dana desa antara, lain: Prioritas penggunaan dana desa untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pembangunan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa.

Prioritas penggunaan dana desa diutamakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan yang bersifat lintas bidang.

Program dan kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) antara lain bidang kegiatan produk unggulan Desa atau kawasan perdesaan, BUM Desa atau BUM Desa Bersama, embung, dan sarana olahraga Desa sesuai dengan kewenangan Desa.

Pembangunan sarana olahraga Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan unit usaha yang dikelola oleh BUM Desa atau BUM Desa Bersama.

Prioritas penggunaaan dana desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dipublikasikan oleh pemerintah Desa kepada masyarakat desa di ruang publik yang dapat diakses masyarakat desa.(H.st)

 

Editor : Maris