Pengunggah Foto Wapres Ma’ruf Amin dengan Bintang Porno Jepang Ternyata Ketua MUI Kecamatan

0
78
Wakil Presiden Ma`ruf Amin (Dok Setwapres)
Dijual Rumah

Tanjungbalai, buktipers.com – Pengunggah foto Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan bintang porno Jepang Shigeo Tokuda alias kakek Sugiono ternyata salah satu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pengunggah yang diketahui bernama Sulaiman Marpaung dan menjabat sebagai Ketua MUI Kecamatan Sungai Tualang Raso.

“Dia (pengunggah) merupakan Ketua MUI Kecamatan Sungai Tualang Raso, Tanjungbalai,” kata Sekretaris MUI Tanjungbalai, Abdurahman, Kamis (1/9/2020).

Abdurahman mengatakan MUI menyesalkan postingan dari Sulaiman melalui akun Facebook bernama Oliver Leaman S yang berujung viral. Namun, dia mengatakan pihaknya belum mengambil sikap terkait kasus tersebut.

“Kami harus menggelar rapat untuk menentukan sikap atas kasus ini. Langkah ini agar tidak ada kesalahanpahaman,” ucapnya.

Saat disinggung apakah pengunggah akan diberikan sanksi oleh MUI, Abdurahman menegaskan semua keputusan akan diambil berdasarkan rapat pengurus MUI Tanjungbalai.

“Nanti kami tunggu hasil keputusan rapat,” ujarnya.

Diketahui, GP Ansor melaporkan satu akun Facebook atas nama Oliver Leaman S ke Polres Tanjungbalai. Akun tersebut dilaporkan ke Polres Tanjungbalai karena menyandingkan foto Ma’ruf Amin dengan bintang porno asal Jepang, Shigeo Tokuda alias kakek Sugiono.

“Kami sudah adukan pemilik akun ke Polres Tanjungbalai. Kami melaporkan pemilik akun tersebut karena merasa keberatan atas postingan yang bersangkutan,” kata Salman, Selasa (29/9/2020).

Salman menerangkan status Oliver Leaman S yang menyandingkan Ma’ruf Amin dengan bintang porno asal Jepang dinilai sudah merendahkan. Namun demikian, dia mengatakan sejauh ini GP Ansor sudah bertemu dengan pemilik akun Oliver Leaman.

“Kami sudah tabayun dengan pemilik akun Oliver Leaman S. Beliau juga meminta maaf dilengkapi dengan perjanjian di atas materai 6000,” ucapnya.

Salman mengaku sudah memaafkan pemilik Oliver Leaman S. Namun, GP Ansor belum mencabut laporan mereka ke Polres Tanjungbalai.

“Demi kondusivitas di Kota Tanjungbalai kami memaafkan beliau. Namun di luar Kota Tanjungbalai itu di luar kewenangan kami,” ucapnya.

 

Sumber : iNews.id