Penipu IRT Dibekuk Polisi, Barang Bukti Yahama Vega ZR dan HP

0
217
Pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan petugas.
Dijual Rumah

Tulang Bawang  Barat, buktipers.com – Polsek Lambu Kibang, bersama Tekab 308 Polres Tulang Bawang, berhasil mengungkap pelaku tindak pidana penipuan dan penggelapan, yang terjadi di wilayah hukumnya.

Kapolres Tulang Bawang, AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH, melalui Kapolsek Lambu Kibang, Iptu Abdul Malik  mengatakan, peristiwa pidana tersebut, terjadi pada hari Minggu (22/9/2019), lalu, sekira pukul 10.00 WIB, di rumah korban.

“Adapun identitas korban, yaitu Susanti (30), IRT (ibu rumah tangga), warga Tiyuh/Kampung Kibang Mulya Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujar Iptu Malik, Jumat (27/9/2019).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian, berupa sepeda motor Yahama Vega ZR warna hijau, BE 3456 QI dan HP (handphone) Samsung J2 Prime warna silver.

Dalam melakukan aksi kejahatannya, pelaku ini berpura-pura meminjam sepeda motor, dengan alasan untuk mencari rumput, lalu mengambil HP milik korban.

Korban baru sadar, kalau dirinya telah ditipu saat suaminya, Abdul Aziz (30), petani, menanyakan dimana keberadaan sepeda motor dan HP milik korban.

Korban dan suaminya, sempat mencari dimana keberadaan pelaku, tetapi tidak berhasil ditemukan dan akhirnya melaporkan peristiwa tersebut, ke Mapolsek Lambu Kibang.

Berbekal laporan dari korban, petugas langsung mencari keberadaan pelaku. Berkat keuletan dan kegigihan petugas di lapangan, akhirnya pada Kamis (26/9/2019), lalu, pukul 18.00 WIB, tim gabungan dari Polsek dan Tekab 308, berhasil menangkap pelaku, di Desa Gedung Sri Mulyo, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.

“Identitas pelaku tersebut adalah Agus Setiawan (29), berprofesi wiraswasta, warga Desa Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah dan dari tangan pelaku ini berhasil disita barang bukti, berupa sepeda motor dan HP milik korban,” ungkap Iptu Malik.

Saat ini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Lambu Kibang dan akan dijerat dengan Pasal 378 KUHPidana tentang penipuan dan Pasal 372 KUHPidana tentang penggelapan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun, tegasanya.

(Jun)