Beranda Samosir Perbukitan Samosir Mulai Rawan Terbakar, Polisi Ungkap Titik-titiknya

Perbukitan Samosir Mulai Rawan Terbakar, Polisi Ungkap Titik-titiknya

41
0
Hutan pebukitan Danau Toba di Kecamatan Harian gundul akibat terbakar, Selasa (2/7/2019). Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Loading...

Buktipers.com – Samosir (Sumut)

Hujan semakin jarang turun, rerumputan mulai kering di Sejumlah Pebukitan Samosir, dan titik api pun mulai muncul dan mudah merambat ke sejumlah arah.

Seperti terpantau di Kecamatan Harian Boho, Kabupaten Samosir, lereng bukit yang ditumbuhi hutan pinus terbakar, Selasa (2/7/2019).

Menyikapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Jonser Banjarnahor mengatakan berdasarkan kejadian tahun-tahun sebelumnya kebakaran lahan berasal dari ladang warga.

Sejumlah warga sengaja membakar rumput ilalang yang mengering agar rumput muda tumbuh subur, sehingga segar untuk dimakan hewan ternaknya.

“Salah satu penyebabnya, karena warga ingin tumbuh rumput baru untuk kebutuhan ternaknya,” kata Jonser.

Beberapa waktu lalu, kata Jonser Polres Samosir juga sudah pernah menangani kasus kebakaran lahan. Atas kasus itu, Polres Samosir juga telah pernah menahan tersangkanya.

Baca Juga!  Mabuk Tuak, Galumbang Mengamuk dan Hajar Rio Sihotang hingga Tewas

Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran disebutnya Polres Samosir melalui Sat Reskrim akan menyiagakan dua personel di setiap sektor untuk memantau tanda-tanda adanya kebakaran.

Selain itu, juga melakukan kordinasi dengan kepala desa setempat maupun kepala dusun.

Adapun titik rawan api sesuai kejadian-kejadian sebelumnya dominan berada di Samosir bagian luar Pulau, antara lain di Kecamatan Harian, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kecamatan Sitio-tio.

Terpantau, titik-titik api muncul dari perladangan warga hingga akhirnya merambat ke hutan pinus. Di tempat lainnya, titik api dimulai dari tengah semak-semak.

Hingga saat ini belum dapat dipastikan berapa jumlah luasan hutan yang terbakar. Sesuai pengamatan Tribun, pebukitan yang terbakar berada di Kecamatan Harian di Sekitar Desa Harian Boho.

Baca Juga!  Jenazah Sekeluarga Korban Pembunuhan di Bekasi Tiba di Samosir

Bukit yang ditumbuhi hutan pinus tersebut berubah warna akibat terbakar. Pohon-pohon pinus yang ada di dalamnya ikut gosong. Permukaan tanah tampak menghitam akibat sisa semak-semak yang terbakar.

Wilmar Simbolon, warga Pangururan menyampaikan titik api mulai muncul sejak empat hari belakangan. Antara lain berada di Kecamatan Harian, Kecamatan, Kecamatan Sianjur Mulamula dan Sitio-tio.

Katanya, titik api terlihat jelas pada malam hari dan semakin lama menjalar ke pebukitan.

Warga Desa Harian Boho, M Sihotang ditemui Tribun tidak mengetahui jelas bagaimana api bisa merambat hingga ke hutan pinus.

Disampaikannya, mereka juga keberatan bila ada warga yang sembarangan membakar lahan tanpa memikirkan dampaknya.

Dia berharap agar penegak hukum juga memberi tindakan tegas kepada oknum yang tidak bertanggungjawab.

Baca Juga!  Banyaknya Kritik Di Media: Ini Tanggapan Bupati Samosir

“Yang jelas kami selaku warga di sini pun keberatan dengan adanya pembakaran. Biar bagaimana pun, hutan di atas desa kami sebagai penyumbang air bersih untuk kami,” jelasnya.

 

Sumber : tribunnews.com

Loading...