Perempuan Terbakar dalam Jok Belakang Mobil di Sukoharjo Istri Seorang Dokter

0
3
Polisi saat olah TKP di lokasi penemuan perempuan dalam mobil yang terbakar di Sukoharjo. (foto: iNews/Wahyu Endro)
Dijual Rumah

Sukoharjo, buktipers.com – Yulia (42), perempuan yang ditemukan tewas di jok belakang mobil terbakar di Dukuh Cendana Baru, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo ternyata istri seorang dokter. Suaminya diketahui bernama dr Achmad Yani, spesialis syaraf yang bertugas di RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

Jenazah Yulia telah selesai diautopsi di RSUD Dr Moewardi Solo dan langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Gambuhan, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Rabu (21/10/2020). Jenazah tiba pukul 11.00 WIB dan disalatkan di Masjid Gambuhan.

“Sempat disemayamkan sekitar dua jam lalu dibawa ke Tiongting Solo,” ujar seorang warga Kampung Gambuhan yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu (21/10/2020) malam.

Pantauan di rumah duka yang terletak dalam Benteng Keraton Kasunanan Surakarta, suasana terlihat sepi. Seluruh penghuni rumah berada di Tiongting.

Warga menceritakan, Yulia merupakan istri dari dokter Achmad Yani. Sang suaminya ini dulunya berasal dari Kampung Gambuhan karena orang tuanya tinggal di sana. Dia memiliki seorang adik yang juga berprofesi sebagai dokter.

“Rumah di sini (Kampung Gambuhan) merupakan rumah keluarga besar,” kata warga tersebut.

Meski telah tinggal di Wonogiri, namun Achmad Yani dan istrinya Yulia tetap beralamatkan di Kampung Gambuhan. Keduanya jarang datang ke Gambuhan dan belum tentu seminggu sekali. Biasanya, keluarga besar berkumpul di rumah itu ketika lebaran.

Walau jarang terlihat, warga setempat tetap mengenal keluarga Achmad Yani. Mereka dikenal dermawan dan terpandang di Kelurahan Baluwarti.

Warga juga mengenal dengan Yulia. Dulunya dia memiliki toko sandal di kawasan barat benteng keraton sebelum pindah ke Wonogiri.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Muhammad Alfan mengatakan, identitas korban diperoleh Polisi melalui proses identifikasi sidik jari dan kalung yang dipakainya.

Hasil olah TKP, korban ditemukan tergeletak di bagian belakang mobil dengan keadaan terbakar dan tak bernyawa. Selain itu ditemukan juga isolasi di tangan korban.

“Hasil pemeriksaan luar, terdapat luka di dahi kiri korban,” kata AKP Muhammad Alfan.

Sementara untuk penyebab pasti kematian korban, polisi masih menunggu hasil autopsi jenazah korban di RSUD Dr Moewardi Solo. Semua informasi yang berhasil digali Polisi masih terus didalami. Termasuk keterangan tujuh saksi yang dinilai mengetahui seputar peristiwa tersebut untuk memastikan penyebab mobil terbakar.

Selain itu, tim labfor Polda Jawa Tengah juga telah diterjunkan untuk olah TKP untuk penyelidikan.

 

Sumber : iNews.id