Beranda Nasional Periksa Empat Puluh Tiga Anggota DPRD Kota Malang KPK Dalami Kasus APBD

Periksa Empat Puluh Tiga Anggota DPRD Kota Malang KPK Dalami Kasus APBD

367
0
IMG-20180206-WA0058
Loading...

Buktipers.com – Malang (Jawa Timur)

Kasus dugaan suap, yang melibatkan mantan ketua DPRD kota Malang Moch Arif Wicaksono yang di sangka menerima uang suap sebesar 700 dan 250 juta rupiah, dan Jarot Edi Sulistyono Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan ( DPUPPB) kota Malang sebagai pemberi suap , memasuki babak baru dalam pengembangan kasusnya.

Sejak kemarin(5/02/2018) dan hari ini (6/02/2018),telah memeriksa dua puluh empat anggota dewan, dari empat puluh tiga anggota dewan yang akan di periksa KPK,terkait kasus suap perubahan APBD tahun anggaran 2016 pada 2015.

Perubahan anggaran ini, terkait dengan proyek yang di kerjakan dengan tahapan multiyears tahun 2016 sampai tahun 2018.
Nilai proyek pembangunan itu mencapai angka 98 milyar rupiah.

Baca Juga!  Dewan Kesenian Malang Menjebak Diri Di Liang Kubur

Dalam pengembangan kasus pertama KPK telah menetapkan Hendrawan Maruszaman Komisaris PT ENK sebagai tersangka pemberi suap 250 juta rupiah, dan jarot sebagai sebagai terdakwa.

Dalam sidang perdana di pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya,terungkap salah satunya adalah,adanya keterlibatan walikota Malang yang juga calon incombent, yang akan maju dalam Pilkada Kota Malang 2018/2022, yaitu H.Moch Anton.

Dua puluh empat anggota dewan yang di periksa KPK di Polres Batu Malang selama dua hari ini, adalah Subur Triono(PAN),Suprapto(PDIP),Rahayu Sugiarti(Golkar),Sukarno(Golkar),Sahrawi(PKB),Mohan Katelu(PAN),Abd Hakim( PDIP),Priyatmoko Oetomo(PDIP),Arief Hermanto(PDIP),Hadi Susanto(PDIP),Tutuk Hariani(PDIP),Sony Yudiarto(Demokrat) di periksa kemarin (5/02/2018), dan Drs Slamet,Choirul Amri,Dr Teguh Mulyanto,Ir Indra Tjahyono,Asia Iriani,Afdhal Fauzan,Imam Ghozali,M Fadli,Ribut Harianto dan Yaqud Ananda Gudban, di periksa hari ini (6/02/2018),

Baca Juga!  Demi Malang, Tim Gerabah Deklarasikan No Money Politik Dan Bebas Korupsi

Hal ini sesuai dengan yang di sampaikan juru bicara KPK Febri Diansyah kemarin (5/02/2018), bahwa ” para saksi di periksa untuk tersangka MAW” ujarnya.
Begitu pun hari ini (6/02/2018), menurut Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Prihasa Nugraha mengatakan ” hari ini ada dua belas orang berbeda, dari yang di periksa kemari” terangnya.

Sementara itu tadi sore (6/02/2018), saat awak buktipres menemui ketua DPRD kota Malang, Drs Abdul Hakim di ruangan kerjanya, beliau mengatakan ” saya kemarin di periksa terkait dengan peran Walikota, Wakil Walikota dan Sekda dalam rancangan anggaran APBD.

Untuk pemeriksaan ke empat puluh tiga anggota DPRD kota Malang ini,saya sudah menerima pemberitahuan
pemeriksaan,awalnya pemeriksaan akan di lakukan di Polresta Malang,tapi karena alasan tertentu pemeriksaan di pindahkan ke Polres Batu” ungkapnya.

Baca Juga!  TERSANGKUT MASALAH NARKOBA, ADIK WALIKOTA MEMASUKI AGENDA PEMBACAAN TUNTUTAN

Lanjutnya saat awak media buktipres, bertanya apa benar kemarin beliau menghindari wartawan, pada saat setelah pemeriksaan, beliau menyatakan ” kemarin (5/02/2018), sebenarnya pemeriksaan saya belum selesai masih tiga jam lagi, kebetulan pada saat itu saya akan menunaikan sholat rencana mau ke Mushola Polresta Batu, tapi karena di dalam, tesedia ruangan untuk sholat saya tidak jadi ke Mushola tapi sholat di dalam ruangan Polresta Batu.

Setelah selesai pemeriksaan, saya memberikan keterangan kok pada wartawan yang saat itu ada,jadi tidak benar saya balik kanan menghindari wartawan usai pemeriksaan kemarin” pungkasnya.(hermin/red)

Loading...