Peringati HAB Ke 73 di Sergai, Menteri Agama : Jangan Saling Menebar Benci

0
213
Bupati Sergai, H Soekirman, saat peringatan Hari Amal Bakti ke-73 Tahun 2019, di Halaman Kantor Kemenag Sergai, di Sei Rampah, Kamis (3/1/2019). (Foto/ML.hrp/Rls)
Dijual Rumah

Buktipers.com- Sergai (Sumut)

Bupati Sergai, H Soekirman, pada peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-73 Tahun 2019, menyampaikan sambutan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saefuddin, di Halaman Kantor Kemenag Sergai, di Sei Rampah, Kamis (3/1/2019).

Dikatakan, bahwa peringatan hari bersejarah ini dalam kesederhanaan, keprihatinan, dan kepedulian untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak dari peristiwa alam, di beberapa wilayah, seperti di Lombok, Palu, Banten dan Lampung.

Tujuh puluh tiga tahun silam, pada 3 Januari 1946, Pemerintah membentuk Kementerian Agama sebagai bagian dari perangkat kehidupan bernegara dan berpemerintahan dalam NKRI, ucapnya.

Berdirinya Kementerian Agama untuk mengembangkan kualitas pendidikan keagamaan dan masyarakat kian naik peringkat. Agar tetap dan terus terjaga kerukunan hidup antar umat beragama yang kian rekat. Dan pada akhirnya agar kualitas kehidupan keagamaan segenap bangsa meningkat, ujarnya.

Pentingnya jaminan hak beragama dalam pelaksanaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, terutama sila Ketuhanan Yang Maha Esa pada Pembukaan dan pasal 29 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, tegasnya.

Sejalan dengan tema HAB tahun ini, yaitu “Jaga Kebersamaan Umat”, Menteri Agama, mengajak seluruh jajarannya, apalagi di tahun politik sekarang ini, agar senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan dan menempatkan diri di atas dan untuk semua kelompok.

Mari jaga kebersamaan, keutuhan sesama anak bangsa. Segala ujaran, perilaku dan sikap yang bisa menimbulkan luka bagi sesama saudara dan jangan saling menebar benci, saling melempar fitnah keji, saling menyuburkan penyakit hati dan saling melukai hati antar sesama anak negeri, seru Menteri.

Memasuki tahun 2019, enam sasaran strategis program Kementerian Agama telah digariskan, yakni meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama, harmoni sosial dan kerukunan umat beragama, kualitas pelayanan keagamaan,  akses layanan pendidikan,mutu pendidikan agama dan keagamaan, dan peningkatan kualitas tata kelola pembangunan bidang agama, paparnya. (ML.hrp/Rls)