Perkara Warisan, Seorang Kakak di Nias Tega Bunuh Adik Kandung

0
156
Ilustrasi pembunuhan. (Net)

Medan, buktipers.com – Yosefo Waruwu (50) meregang nyawa usai dihabisi abang kandungnya sendiri. Pelaku diketahui bernama Talizomasi Waruwu warga Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias. Dia nekat membunuh Yosefo karena harta warisan.

Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo mengatakan, Yosefo dibunuh di perladangan di Desa Orahili Idanoi, Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias, Kamis (12/12/2019). Parahnya, saat membunuh, Talizomasi dibantu oleh anak perempuan Kurniawati Waruwu (32) serta menantunya Martinus (32).

Restu menuturkan, peristiwa bermula saat korban bersama anaknya Dedi Junasri Waruwu, pada pukul 17.00 WIB, membersihkan ladangnya di Desa Orahili Idanoi. Tiba-tiba, ketiga pelaku datang dan langsung menganiaya korban.

“Korban dianiaya ole para pelaku dengan menggunakan parang,” kata Restu kepada wartawan, Sabtu (14/12/2019).

Melihat ayahnya dianiaya oleh keluarganya sendiri, Dedi langsung lari untuk meminta tolong warga sekitar. Sayangnya, Yosefo sudah tak bernyawa ketika warga tiba di lokasi.

Tak terima bapaknya dikeroyok hingga tewas, anak korban melaporkan insiden ini ke Polsek Hiliduho. Begitu mendapat laporan, polisi langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa jam setelah olah TKP, polisi langsung menangkap dua pelaku.

“Talizomasi dan Kurniawati berhasil kita amankan. Sedangkan suami dari Kurniawati, Martinus Waruwu alias Ama Endang masih dalam pengejaran,” tuturnya.

Lebih lanjut Restu mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, diduga motif pembunuhan ini karena konflik harta warisan. Di mana sebelumnya korban merantau ke Padang bersama keluarganya dan meninggalkan ladang warisan orangtuanya hingga belasan tahun.

“Namun tiba-tiba kembali ke Nias dan menguasai warisan yang selama ini ditinggalkannya,” tegasnya.

Hingga saat ini polisi masih mendalami kasus pembunuhan ini. Sementara pelaku Martinus masih diburu oleh jajaran Polres Nias.

 

Sumber : iNews.id