Persiapkan Generasi Emas, Dinas P2KB Labuhanbatu Akuratkan Data Keluarga

0
13
Foto bersama.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Untuk mempersiapkan Generasi Emas dan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Labuhanbatu, melakukan pendataan status keluarga secara akurat, di setiap desa, terutama desa kampung KB.

Dikatakan Kepala Dinas BP2KB Labuhanbatu, Hj. Lidyawati Harahap S.Psi, M.A.P, Selasa (27/10/2020), lalu, di Kampung KB Desa Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, bahwa pelaksanaan kegiatan pendataan ini, merupakan langkah yang sangat strategis dan penting. Karena, kita para petugas P2KBD, memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait generasi penerus bangsa, katanya.

“Disini kita akan menempah pengalaman, pemahaman dan pengetahuan para kader, bagaimana menyiapkan ibu hamil yang akan melahirkan generasi emas masa depan. Sebab di era digitalisasi saat ini, masih ada bayi lahir cacat, gizi buruk, juga stunting dikarenakan penanganan kesehatan yang tidak baik,” ujar Lidya.

Menurut Lidya, untuk menciptakan sumber daya manusia maju dan unggul, ditentukan oleh kesehatan jasmani, jiwa dan intelektualitas yang tinggi.

Dan setelah pendataan ini, diharapkan para petugas bisa menyampaikan informasi  dan mendekatkan diri kepada masyarakat sampai ke pelosok-pelosok desa, harapnya.

“Kepada Ibu-ibu agar menerapkan pola hidup sehat di rumah tangga. Karena dalam jiwa yang sehat akan melahirkan pemikiran yang sehat pula dan merujuk ke daya pikir intelektual, di era ini kita perlu melahirkan generasi emas dan benar-benar tangguh untuk bersaing dimasa depan, “ujarnya.

Kabid Keluarga Berencana, Hetty Lumban Tobing  mengatakan, salah satu bentuk sinergitas antara penduduk dengan Pemerintah dalam menjalankan programnya, bahwa masyarakat dapat menggunakan berbagai fasilitas yang sudah ada untuk melakukan tanya jawab terkait KB dan Kesehatan, sehingga program tersebut dapat terlaksana dan tepat sasaran.

Menurut Hetty sebagai pendata, para petugas dituntut untuk dapat menyampaikan berbagai informasi penting pada keluarga dan masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak. Sebagai penggerak, maka para petugas harus mampu mendorong dan menggerakkan keluarga dan masyarakat agar mau memperhatikan ibu yang sedang hamil dan mengajaknya ikut program KB serta mengikuti pola hidup bersih dan sehat, katanya.

Sedangkan sebagai pencatat, para petugas dapat memanfaatkan kelompok dasawisma untuk mencatat dan mendata ibu-ibu hamil, melahirkan dan kematian bayi. Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh petugas P2KBD agar dapat bekerja ikhlas tanpa pamrih karena tugas kita sangat mulia, kata Kepala Bidang Keluarga Berencana Labuhanbatu ini.

 

(Syafii Harahap)