Pertamina Sumbagsel Sanksi Enam Pangkalan Elpiji di Merangin

0
2
Salah satu pangkalan LPG Subsidi di Kabupaten Merangin, Jambi. (Foto: Antara)
Dijual Rumah

Palembang, buktipers.com – PT Pertamina memberikan sanksi terhadap enam pangkalan elpoiji bersubsidi di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi karena melanggar ketentuan sebagai distributor resmi. Pelanggaran pangkalan di antaranya menjual LPG di atas HET dan tidak memasang papan pangkalan.

Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina Sumbagsel Umar Ibnu Hasan, mengatakan, satu unit pangkalan berlokasi di Dusun 3 RT 12 Desa Pinang Merah, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin yang diberikan sanksi pembinaan.

Kemudian lima pangkalan lainnya, mendapatkan sanksi berupa Surat Peringatan II. “Selama libur panjang ini kami melakukan sidak, dan dalam hitungan hari, sudah ada enam pangkalan yang diberikan sanksi,” kata Umar di Palembang, Minggu (1/11/2020).

Pertamina berupaya agar pasokan LPG 3 Kg tepat sasaran sehingga dilakukan pengawasan dari tingkat agen hingga pangkalan. Di Kabupaten Merangin terdapat 252 Pangkalan, yang mendapatkan pasokan dari tiga agen.

Umar melanjutkan, ciri-ciri pangkalan LPG resmi Pertamina adalah adanya plang yang mencantumkan nama pangkalan, nomor registrasi pangkalan, menyebutkan Harga Eceran Tertinggi (HET). Tak hanya itu, mereka juga menyebutkan kontak pangkalan, agen, serta call center 135 Pertamina.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan apabila ada pangkalan yang menjual di atas HET dapat menghubungi Call Center Pertamina 135,” katanya.

Nantinya, Pertamina akan menindaklanjuti asalkan laporan masyarakat itu menyebutkan nama pangkalan, lokasi desa, kecamatan dan kabupaten. Terungkapnya pelanggaran pangkalan yang menjual harga LPG di atas HET ataupun tidak memasang papan pangkalan, berasal dari informasi masyarakat yang sudah semakin sadar untuk menyampaikan laporan kepada Pertamina.

Selama libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW, Pertamina menyalurkan LPG 3 Kg di Jambi sebesar 5.714 Metrik Ton.

“Diharapkan LPG dapat digunakan sesuai peruntukannya yakni untuk masyarakat pra sejahtera dan usaha mikro,” kata dia.

 

Sumber : iNews.id