Perwira Ditangkap Polres Sergai di Pintu Tol Mengkudu, Ini Kasusnya

0
214
Kasat Narkoba Polres Serdang Bedagai AKP Martualesi Sitepu saat membawa tersangka penggelapan mobil asal Bandung yang melarikan diri ke Sumatera Utara. Tribun Medan/Polres Serdang Bedagai
Dijual Rumah

Buktipers.com – Medan

Polres Serdang Bedagai (Sergai) menangkap pelaku penggelapan mobil yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Banjaran, Polres Bandung.

Diketahui pelaku atas nama Rizki Afriza Perwira (31) warga Komplek Paku Jaya Blok A 15/10, Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menangkap DPO penggelapan mobil.

“Tersangka kita tangkap saat mengendarai mobil Honda Jazz No Pol B 1031 ZFV di Pintu Tol Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai pada Minggu 15 Juli 2019,” kata Martualesi Sitepu, Kamis (18/7/2019).

Martualesi menambahkan bahwa penangkapan pelaku berawal dari adanya laporan yang diterima Polres Sergai tentang penggelapan mobil merk Toyota Sienta B 1076 PIQ milik Evi Pohan (33).

Pelaku di ketahui sedang berada di wilayah hukum Polres Sergai.

“Korban telah membuat Laporan Pengaduan (LP) di Polsek Banjaran, Polres Bandung pada 10 Juni 2019. Jadi, pada 1 Februari 2019 pelaku merental mobil korban dan tidak mengembalikannya. Sehingga, korban merasa keberatan dan membuat laporan,” urainya.

Mendapat informasi itu, Polres Sergai lalu melakukan koordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Banjaran, Polres Bandung dan telah menerbitkan DPO terhadap tersangka.

Petugas pun melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku. Saat diinterogasi pelaku mengaku menggadaikan mobil itu kepada seseorang berinisial HB senilai Rp 30 juta.

“Tersangka mengaku menggadaikan mobil korban karena hendak membayar sesuatu (yang tidak disebutkan detail). Lokasi transaksi saat itu di Jalan Sukarno Hatta Bandung,” beber Martualesi.

“Tersangka sedang kita kawal dalam perjalanan untuk menyerahkannya kepada Polsek Banjaran, Polres Bandung, Polda Jabar. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Martualesi.

 

Sumber : tribunnews.com