Beranda Bisnis Petani Keluhkan Harga Getah Karet, Rp9800/Kilogram

Petani Keluhkan Harga Getah Karet, Rp9800/Kilogram

37
0
Harga getah karet tingkat petani di Tapteng, masih berkisar Rp9500 hingga Rp9800.
Loading...

Buktipers.com – Tapteng (Sumut)

Awal tahun, minggu ke dua usai Tahun Baru 2019, harga getah karet tingkat petani di Tapteng, masih berkisar Rp9500 hingga Rp9800.

Hal ini diketahui awak media saat berada di salah satu pasar transaksi jual beli getah, di Lingkungan VII Pagarbatu, Kelurahan Pinangbaru, Kecamatan Pinangsori, pada Sabtu (12/1/2019), sekitar pukul 13.00 WIB.

Para agen getah yang merupakan orang lokal, hanya mampu membeli getah karet dari para petani, di bawah sepuluh ribu.

Para petani karet ini, sempat mengeluhkan harga yang dibuatkan oleh agen – agen ini.

Seperti D Hutauruk (51) yang menjual getahnya pada agen yang  cuma dihargai Rp9500 per kg-nya.

Baca Juga!  Jojor Tambunan Hadiri Konsolidasi Partai PDIP Tapteng

“Kalau harga getah saya tadi cuman dibandrol 9500 rupiah. Ini masih sama dengan tahun 2018 akhir kemarin,”katanya.

Penjual getah yang lain juga mengeluhkan harga yang disepakati oleh para agen ini, sehingga mau tidak mau,suka tidak suka, karena merupakan suatu kebutuhan harus terpaksa dijual dengan harga rendah, pada agen ini.

“Mau tidak mau atau suka tidak suka, kita terpaksa jual lah. Karena tidak ada lagi toke getah yang masuk ke daerah sini, “ujar T Sitohang.

Salah seorang agen menyebutkan, kalau harga yang mereka buat di lapangan saat ini, merupakan harga tertinggi yang disepakati bersama toke besar.

“Harga itu sudah harga tertinggi, itupun karena kualitas getah dari daerah Togabasir, tergolong yang paling bagus mutunya,”ucap agen ini.

Baca Juga!  Pesantren Alwashliyah Tanjungbalai Diutus ‘Bertarung’ di Pospedasu 2018

Masyarakat petani karet di daerah ini, sangat berharap pemerintah pusat segera bisa mengatasi harga getah karet ini. Dimana mayoritas penduduk yang tinggal, di daerah ini, 80 persen adalah petani karet.

“Kita harapkan pemerintah  memperhatikan harga ini, karena hampir 80 persen penduduk di kecamatan ini adalah petani karet, “tutur Yosana Mendrofa, Sekretaris Desa Togabasir, Kecamatan Pinangsori  saat ditemui di lokasi jual beli getah ini. (Job Purba)

Loading...