Pilkada Kapuas Hulu 2020, Fransiskus Diaan Mendaftar Bakal Calon Bupati ke PDI Perjuangan

0
936
Fransiskus Diaan alias Sis dengan menggunakan jaket berwarna merah saat mendaftarkan diri, menjadi Balon Bupati Kapuas Hulu, di kantor PDI Perjuangan Kapuas Hulu, Selasa (17/9/2019).
Dijual Rumah

Kapuas Hulu, buktipers.com – Menjelang Pilkada serentak 2020, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), membuka pendaftaran bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati, yang dibuka dari tanggal 10 – 17 September 2019.

Sempat bertarung, di Pilkada 2015, melawan petahana Bupati Kapuas Hulu terpilih, Abang Muhammad Nasir, dengan perolehan suara selisih  tipis, Fransiskus Diaan (Sis), kembali mencalonkan diri menjadi Balon Bupati Kapuas Hulu, pada Pilkada 2020 ini.

Selasa (17/9/2019), Fransiskus Diaan yang lebih familiar dipanggil Sis, tampak mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan Kapuas Hulu, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Putussibau Utara, untuk mendaftarkan diri menjadi Balon Bupati Kapuas Hulu 2020 mendatang.

Kenapa dirinya mencalonkan diri kembali? Kata dia, ingin membawa Kapuas Hulu menjadi lebih baik lagi ke depan.

Karena menurutnya, pembanguanan saat ini sudah baik, namun perlu ditingkatkan lagi.

Dikatakan Sis, Kabupaten Kapuas Hulu, mempunyai potensi yang sangat besar dan luar biasa, sehingga dapat dikelola dan dimanfaatkan sebesar – besar untuk kesejahteraan masyarakat

Ia menegaskan, jika dirinya mendaftar menjadi Balon Bupati Kapuas Hulu, dan jika dicalonkan menjadi Wakil Bupati, secara tegas menolaknya dan siap mengundurkan diri.

Menurutnya, jika partai banteng moncong putih ini, memberikan amanah dan menang menjadi Bupati Kapuas Hulu 2020, dirinya tidak ada batas bagi pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama untuk membuka ruang berdiskusi seluas-luasnya dalam rangka menyerap kemauan masyarakat, permasalahan masyarakat yang dia pimpin

” Untuk visi misi kita tuangkan bersama dengan calon terpilih dan team kemenangan. Semua kita akomidir apa yang menjadi suara masyarakat, “pungkasnya mengakhiri.

(Bayu)