Pintu Lintasan KA Terbuka, Chaidir Nyaris Koit Ditabrak Ular Besi

0
274
2017-10-01_12.23.36
Loading...

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Mungkin kurang hati-hati saat mau melintas, ditambah pintu perlintasan kereta api (KA) tidak tertutup, Chaidir (41), warga Dusun II, Desa Laut Tador, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, hampir tewas disambar kereta api, Sabtu (30/9/2017), sekira pukul 13.20 WIB di Jln Cemara, Kelurahan Rambung, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi.

Akibatnya korban Chaidir kini dirawat di RS Bhayangkari Tebing Tinggi karena mengalami luka di kepala akibat terhempas diaspal dekat lintasan kereta api.

Informasi yang didapat di lokasi, saat itu Chaidir sedang melintas di lintasan kereta api dengan menggunakan becak bermotor membawa makanan ternak.

Tanpa sepengetahuannya dan karena palang lintasan terbuka, ia pun melintasi rel tersebut. Pada saat ia telah berada ditengah, tiba tiba kereta api datang dan langsung menyambar betor Chadir hingga betornya hancur berkeping.

Baca Juga!  Sekjen Kemendes PDTT Minta BUMDes Cari Unit Usaha Yang Tepat

Untung saja korban langsung lompat, sehingga ia selamat dari tabrakan maut itu dan hanya mengalami luka bocor di kepala akibat terbentur aspal. Warga di sana mengaku kejadian itu cepat sekali terjadi.

“Sering kali terjadi, kereta api lewat tapi palangnya terbuka, karena petugas tak berada ditempat, untuk itu perlu perhatian polisi dan pihak Stasiun Kereta Api,” ujar warga setempat.

Selanjutnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkari oleh pihak Unit Laka Polres Tebing Tinggi untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. (Dav/Red)

Loading...