Pj Bupati Labuhanbatu: Saya Ingin Dengar Langsung Apa Keluhan Masyarakat Pesisir

0
61
Pj. Bupati Labuhanbatu, Mulyadi Simatupang, S.Pi, M.Si saat memberikan kata sambutan.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Pj. Bupati Labuhanbatu, Mulyadi Simatupang, S.Pi, M.Si, didampingi Asisten I, Sarimpunan Ritonga, MPd, Plt Asisten II, Akmaluddin Harahap, S.Sos, Kadiskes, Kamal Ilham, SKM, Kadishub, Bonaran Tambunan, Sip, Kadis Perikanan dan Kelautan, Adlin Tanjung, Camat Panai Hilir, Hadmansyah, Kabid Perikanan dan Tangkap Dinas Kelautan Provinsi Sumatera Utara, Yuliani Siregar, Kabid Pengawasan PH. Panggabean, Danposal Sei Berombang, Letda Laut (T) Wahid Nur Hidayat SH, Danramil Panai Hilir, Mayor Inf Samsul Harahap, membuka forum komunikasi dan diskusi bersama masyarakat pesisir pantai, Senin, 31 Mei 2021, di Aula pertemuan kantor Camat Panai Hilir.

Forum komunikasi dan diskusi dimaksud bertujuan agar Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mengetahui keluh kesah masyarakat sekitar terutama para nelayan.

Pj Bupati menyebutkan, sejak dilantik menjadi pejabat Bupati Labuhanbatu oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, pada bulan Maret lalu, segala sesuatu terkait pemerintahan kabupaten Labuhanbatu menjadi tanggung jawabnya.

“Sejak dinyatakan sebagai PJ Bupati Labuhanbatu, segala urusan kepemerintahan menjadi tanggungjawab saya, saya lah yang mengisi kekosongan kepemimpinan di Kabupaten Labuhanbatu,”katanya.

Dari itu, walaupun dalam waktu singkat, saya harus mengetahui apa saja kendala, keinginan dan keluh kesah masyarakat yang saya pimpin. Insha Allah akan kita jadikan pembahasan dan menemukan cara penyelesaiannya, ujar Pj Bupati.

Mulyadi juga menyampaikan, selain sebagai Pj Bupati Labuhanbatu, dirinya sa’at ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Utara, yang mana hari juga menurunkan Kepala Bidang Pengawasan dan Kepala Bidang Perikanan dan Penangkapan, yang diharapkan dapat membantu menyelesaikan persoalan yang dialami para nelayan.

Pada panel diskusi tersebut, salah satu warga sekitar, Budi Saragi menyampaikan, persoalan yang dialami para nelayan, yaitu terkait ijin memperoleh BBM bersubsidi untuk para nelayan.

Yang mana menurut Budi, salah satu untuk memperoleh BBM bersubsidi harus memiliki ijin Kapal Penangkapan Ikan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera.

Kemudian, salah satu guru disalahsatu sekolah di Panai Hilir juga menyampaikan aspirasinya terkait penyaluran vaksinasi Covid-19.

Dirinya berharap nantinya para gurulah yang pertama mendapatkan suntikan vaksin, karena agar proses belajar tatap muka yang direncanakan segera terealisasi. Karena guru adalah orang yang akan bersentuhan langsung dengan anak didik, katanya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, H. Kamal Ilham, SKM, mengatakan, dari 650 vial vaksin  yang akan terima nanti, 30 vial terbagi dua tahap akan diprioritaskan untuk para guru.

“Sekitar dua hari kedepan, kita akan menerima 650 vial vaksin, akan kita prioritaskan untuk para guru di daerah pantai ini yang belum menerima suntikan vaksin, ini akan kita berikan secara bertahap, tahap pertama 15 vial dan kedua juga 15 vial, jadi total 30 vial akan kita prioritaskan untuk Kecamatan Panai Hilir,”ujar Kamal.

Usai berdiskusi, Pj Bupati Labuhanbatu beserta rombongan melanjutkan makan siang bersama unsur muspika dan awak media yang hadir dilokasi.

 

(Syafii Harahap)